24 November 2012

Mahasiswa Perlu Kembangkan Potensi Kepribadian untuk Masa Depan yang Lebih Baik

[Unpad.ac.id, 24/11/2012] Dalam meraih sukses suatu pekerjaan  memerlukan proses tersendiri. Mahasiswa yang kurang memiliki pengalaman praktis dan tidak terbiasa mandiri dalam mengambil keputusan dan sulit mengekspresikan gagasannya dapat menyebabkan tidak lancarnya menghadapi masa depan. Apalagi bila mahasiswa tersebut belum paham akan tujuan hidupnya dan lambat beradaptasi pada situasi yang baru.

Para peserta dan tim TPBK Unpad berfoto bersama pada acara Pelatihan Orientasi Masa Depan Mahasiswa Berprestasi di Wisma LAN Kiara Payung, Jumat (23/11).*

“Kondisi ini menjadi tantangan bagi pengelola studi di perguruan tinggi, pemangku kepentingan yang merancang kurikulum dengan materi-materi kuliah untuk mempersiapkan mahasiswanya menghadapi dunia kerja, sasaran utama dan proses pembelajarannya adalah nilai akhir yang dicapai mahasiswa,” ujar Ketua Tim Pelaksana Bimbingan dan Konseling (TPBK) Unpad, Dr. Hj. Titin Nurhayati Ma’mun, M.S., pada acara Training of Trainer (TOT) Orientasi Masa Depan (OMD) Mahasiswa Berprestasi di Unpad, Jumat (23/11) lalu.

Acara yang digelar oleh TPBK Unpad ini dilaksanakan di Wisma LAN Kiara Payung dengan dihadiri oleh sebanyak 48 mahasiswa berprestasi dari setiap fakultas di Unpad. Masing-masing fakultas mengirimkan tiga orang perwakilannya untuk mendapatkan pelatihan sekaligus dipersiapkan menjadi Liaison Officer (LO) atau sebagai koordinator kegiatan OMD yang akan dilaksanakan oleh TPBK fakultas di lingkungan Unpad.

Pada pelatihan yang digelar dua hari ini, para peserta akan mendapatkan materi mengenai penjelajahan lingkungan, penetapan tujuan, komitmen dan action plan. Materi-materi tersebut disampaikan oleh para nara sumber kompeten di bidangnya, yaitu para dosen dari Fakultas Psikologi.

Menurut Dr. Titin, pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi kepribadian, agar mahasiswa kreatif baik sebagai calon pegawai maupun sebagai calon pengusaha yang menciptaakan lahan pekerjaan, mampu menentukan tujuan hidup yang akan dicapainya. Selain itu, OMD betujuan untuk menetapkan strategi atau langkah-langkah yang akan dilakukan mahasiswa guna mencapai pemantapan dirinya.

“Perlu ditegaskan lebih detail bahwa pelatihan OMD ini tiada lain ingin mewujudkan agar kalian memiliki tujuan hidup, apa rencana yang harus diketahui dalam jangka pendek dan menengahnya, dan apa yang ingin dilakukan setahun mendatang, lima tahun dan seterusnya. Bahkan siapkanlah rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalannya,” tegasnya dihadapan para peserta pelatihan.

Selain itu dengan OMD diharapkan semua peserta memiliki sikap mandiri, tidak bergantung pada orang lain dan dapat mengandalkan kemampuan sendiri. Mahasiswa juga penting memiliki hobi menolong, memiliki sifat bersahabat dan berwawasan, realistis dan lurus bertanggung jawab, serta optmistis dan positif.*

Laporan oleh: Marlia

 

Tautan

 

 

Media Sosial