Unpad Gelar Education Sharing Bersama Ajou University Korea dan University of Skövde Swedia

[Unpad.ac.id, 15/01/2013] Guna menambah wawasan mengenai ilmu sistem teknologi informasi, Unpad menggandeng Information and Computer Engineering, Ajou University, Korea Selatan dengan University of Skövde, Swedia, untuk menggelar Education Sharing, Senin (14/01) di Bale Sawala Gedung Rektorat Kampus Unpad, Jatinangor. Education Sharing ini juga diikuti oleh Program Studi Matematika dan Program Studi Teknik Informatika  FMIPA Unpad sebagai perwakilan dari Unpad.

Suasana Education Sharing yang diikuti oleh para mahasiswa FMIPA Unpad di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Senin (14/01). (Foto: Tedi Yusup)

Menurut Wakil Rektor III Unpad, Dr.med. Setiawan, dr., education sharing ini digelar sebagai upaya untuk mengadakan joint collaboration antara ketiga pihak, khususnya dalam ilmu komputer. Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa dari FMIPA Unpad ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana proses belajar mengajar di kedua universitas tersebut.

“Kita dapat belajar dan mengambil keuntungan dari pemaparan dari kedua universitas. Sehingga, kita akan tahu bagaimana proses pembelajaran di sana,” ujar Dr. Setiawan.

Menurutnya, melalui education sharing ini diharapkan dapat terjalin kolaborasi pembelajaran antara Ajou University, University of Skövde, dengan Unpad. “Kami sangat mengapresiasi, dan ke depan semoga ada kolaborasi lanjutan dari kegiatan ini,” ujar Dr. Setiawan.

Pemaparan pertama dilakukan oleh delegasi dari Ajou University. Unpad sendiri telah lama melakukan kerja sama dengan Ajou University, diantaranya summer program dan kegiatan pertukaran pelajar lainnya. Menurut para delegasi, mahasiswa Unpad termasuk ke dalam mahasiswa student exchange terbaik yang ada di Ajou University. Terkait dengan ilmu Teknologi Informatika (TI), mahasiswa Unpad melalui program internasional di sana pun turut andil dalam pembelajaran TI.

“Sampai saat ini, mahasiswa Unpad termasuk ke dalam mahasiswa yang berkualitas. Selain di bidang akademik, mereka pun selalu memukau melalu pertunjukan seni budayanya saat kegiatan International Day,” ujarnya.

Selain itu, para delegasi pun mendorong mahasiswa Unpad untuk terus berupaya meningkatkan kualitas kelimuannya. Hal tersebut dilakukan untuk memajukan negara Indonesia, yang menurut para delegasi adalah sebuah negara yang besar dan kaya. Dengan memajukan ilmu tekonologi, diharapkan dapat pula memajukan negara Indonesia sebagai negara yang maju. “Intinya kita harus memperkuat mental,” lanjutnya.

Kegiatan pun dilanjutkan oleh pemaparan dari University of Skövde. Menurut Marcus Nohlberg, PhD., perwakilan dari University of Skövde, universitas tersebut merupakan universitas yang berfokus khususnya pada computer science. Berada di negara Swedia yang tenang, kampus yang saat ini memiliki sekitar 11000 mahasiswa dan student exchange dengan 30 negara di dunia, memiliki basis yang kuat pada bidang teknologi, salah satunya ialah computer game development.

Prof. Marcus sendiri berharap ke depan akan ada program student exchange antara Unpad dengan University of Skövde. “Saya yakin banyak mahasiswa Unpad yang belum pernah merasakan musim dingin. Di University of Skövde, kalian bisa melihat salju yang banyak karena di Swedia sangat dekat dengan kutub,” candanya.

Pemaparan terakhir dilakukan oleh Program Studi Teknik Informatika FMIPA Unpad yang diwakili oleh Dr. Setiawan Hadi, M.Sc.CS. Menurut Setiawan, pendidikan dan riset yang berkaitan dengan ilmu komputer dan teknologi informatika telah berjalan cukup lama dan sudah menghasilkan lulusan yang berkualitas. Dengan adanya Program Studi S1 Teknik Informatika yang dibuka tahun 2012, akan dapat meningkatkan kualitas dan sumbangsih Unpad bagi masyarakat dalam dunia teknologi informatika.*

Laporan oleh Arief Maulana/mar