13 Mei 2013

Berdasarkan Survei Maret-April 2013, Ini Urutan Elektabilitas Calon Wali Kota Bandung versi PK2S Unpad

[Unpad.ac.id, 13/05/2013] Terkait pelaksanaan pemilihan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung periode 2013-2018, Pusat Kajian dan Kepakaran Statistika (PK2S) Unpad mengadakan survei untuk meperoleh gambaran saat ini mengenai tingkat partisipasi politik, popularitas dan juga tingkat elektabilitas.

Logo Unpad *

“Perlu diketahui bahwa hasil survey tidak sama dengan hasil quick count, basis data quick count adalah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang merupakan real data suara dari setiap TPS, sedangkan basis data survey adalah para calon pemilih untuk pemilukada. Dengan demikian hasil survey bisa berubah dari waktu ke waktu tergantung pada perkembangan situasi politik di wilayah kota Bandung,” ujar Ketua PK2S Unpad, Toni Toharudin.

Survey ke-1 yang diselenggarakan pada akhir Maret hingga pertengahan April 2013 ini menggunakan disain sampling two-way stratification sampling dengan responden dari seluruh kecamatan yang ada di wilayah kota Bandung, dan juga dengan pertimbangan pekerjaan responden. Ukuran sampel yang diambil dalam survei ini adalah sebesar 1.700 responden dengan margin error 2,5%.

Hasil survey PK2S Unpad menunjukkan bahwa dilihat dari tingkat partisipasi politik saat ini, para calon pemilih sangat tinggi partisipasinya yaitu sebesar 91,68% dan apabila dilakukan pemilihan dalam dua putaran, tingkat partisipasinya masih cukup tinggi yaitu sebesar 81,12%.

“Tingkat partisipasi ini sangat rentan perubahan, karena sangat tergantung kepada peran para calon dalam menarik hati pemilih dilihat dari visi dan misi para calon dan juga berbagai program realistis yang akan di tawarkan,” jelas Toni.

Hasil lain berdasarkan survei ini, terlihat bahwa popularitas para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung tidak cukup tinggi, masih di bawah 40%, sehingga menunjukkan bahwa para calon harus lebih giat lagi dalam rangka memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Untuk tingkat elektabilitas saat ini, urutannya adalah sebagai berikut:
1. Calon no urut 5 (Ayi-Nani) paling tinggi yaitu 17,76%
2. Calon no urut 1 (Edi Siswadi-Erwan) yaitu 12,24%
3. Calon no urut 4 (Ridwan-Oded) yaitu 6,41%
4. Calon no urut 6 (Iswara-Asep) yaitu 2,65%
5. Calon no urut 8 (Bambang-Alex) yaitu 2,18%
6. Calon no urut 7 (Budi-Rizal) yaitu 2,06%
7. Calon no urut 3 (Wawan-Sayogo) yaitu 0,41%
8. Calon no urut 2 (Wahyudin-Toni) yaitu 0,18%

Dari hasil elektabilitas tersebut tampak bahwa tingkat elektabilitas masih didominasi oleh calon dari partai. Dan yang menarik, sebanyak 51,47% responden belum menentukan pilihan. Selain itu dari komposisi elektabilitas bahwa probabilitas untuk dua putaran cukup tinggi. *

Laporan oleh: Erman

Tautan

 

 

Media Sosial