1 Mei 2013

Kabupaten Maluku Tengah Jalin Kerja Sama dengan Unpad

[Unpad.ac.id, 1/05/2013] Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, S.H., menggandeng Unpad untuk menjalin kerja sama mendidik putra daerah Maluku Tengah agar dapat membangun daerahnya, terutama dalam hal kesehatan. Hal tersebut didasari kurangnya tenaga kesehatan di wilayah tersebut.

Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, S.H. dan Rektor Unpad, Prof Ganjar Kurnia berjabat tangan usai melakukan penandatanganan MoU. (Foto: Tedi Yusup)*

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dengan Unpad itu ditandatangani oleh Bupati Maluku Tengah dan Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia di Ruang Rektor, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Rabu (1/5). Hadir pula jajaran pimpinan daerah Pemkab Maluku Tengah, serta perwakilan fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Keperawatan, dan Fakultas Ekononi & Bisnis, serta Direktur Kerja Sama Unpad.

“Di wilayah kami, ada banyak puskesmas dan juga rumah sakit, tetapi sangat sedikit memiliki tenaga kesehatan terutama dokter. Kalaupun ada dokter, kebanyakan mereka adalah dokter PTT (pegawai tidak tetap) yang setelah tugasnya selesai biasanya meninggalkan tempat prakteknya. Dan kami menilai, Unpad memiliki kualitas dan sarana pendidikan yang sangat baik,” ujar Tuasikal Abua.

Tuasikal Abua berharap, kerja sama ini dapat menjamin ketersediaan tenaga kesehatan yang andal bagi masyarakat Maluku Tengah di masa mendatang. Selain dokter, dibutuhkan pula tenaga perawat dan bidang-bidang pendidikan lain yang terkait.

“Harapan kami, selain memberi kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada pelajar berprestasi di daerah, juga agar setelah memperoleh pendidikan tinggi itu mereka mau kembali dan membangun daerah Maluku Tengah agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unpad sendiri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pihak Pemerintah Kab. Maluku Tengah yang memilih Unpad sebagai tempat mendidik putra-putri daerah dari wilayah berpenduduk kurang lebih 500 ribu jiwa tersebut. “Pada prinsipnya, kami ingin berpartisipasi pula membangun daerah di Indonesia Timur. Kami terbuka menerima pelajar berprestasi tinggi dari seluruh daerah di Indonesia,” ujar Rektor. *

Laporan oleh: Erman / am*

© 2014 Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang | Humas Unpad | DCISTEM Unpad