25 June 2013

Unpad Selenggarakan Pembekalan bagi Pejabat Baru di Lingkungan Unpad

[Unpad.ac.id, 25/06/2013] Pasca dilantiknya pejabat struktural yang baru pada 20 Juni lalu, digelar kegiatan pembekalan yang dilaksanakan pada Senin (24/06) hingga Rabu (28/06) di Hotel Panorama, Lembang. Pembekalan ini diikuti oleh Kepala Biro, Kabag, dan Kasubag yang baru dilantik, serta para pejabat struktural lainnya di lingkungan Unpad.

Logo Unpad *

Kegiatan pembekalan ini pun terkait dengan perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) baru di lingkungan Unpad. Seperti yang dijelaskan oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, perubahan SOTK itu membawa dampak bagi struktur organisasi di Unpad, sehingga membutuhkan beberapa penyesuaian.

“Oleh karena itu, masing-masing unit kerja bekerja sama untuk merumuskan kembali tupoksi masing-masing,” ujar Rektor Unpad saat membuka kegiatan, Senin (24/06).

Lebih lanjut Rektor mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut ada 3 kegiatan yang dilakukan. Pertama, kelompok unit kerja yang terkait masing-masing merumuskan tupoksinya. Kedua, mendiskusikan setiap tupoksi yang dibuat dengan unit kerja lainnya dengan membuat matriks keterkaitan kerja.

Hal yang terakhir adalah mekanisme dan evaluasi dari tupoksi tersebut. Rektor pun mengimbau kepada seluruh unit kerja untuk menentukan jadwal dari mekanisme tersebut. “Ini terkait dengan Renstra Unpad 2012 – 2016, yakni memberikan pelayanan yang baik kepada semua pihak,” tambah Rektor.

Senada dengan Rektor, Wakil Rektor IV Unpad, Prof. Roni Kastaman pun mengungkapkan, penyamaan persepsi mengenai tupoksi bertujuan untuk menyelaraskan kinerja di setiap unit kerja. “Melalui kegiatan ini sebetulnya selain menyepakati tupoksi setiap unit kerja, dan semua nanti akan selaras menuju pencapaian Renstra Unpad 2012 – 2015, yaitu memberikan pelayanan baik internal maupun eksternal,” jelasnya

Adapun diskusi penyusunan tupoksi sendiri dibagi menjadi 16 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari unit kerja yang mempunyai ranah kerja yang sama. “Misalkan Kabag Tata Usaha, maka dia akan bediskusi dengan bagian Tata Usaha, Tata Kelola, serta unit kerja lain yang memiliki kesamaan ranah,” imbuh Prof. Roni.

Melalui diskusi tersebut, akan dihasilkan Pedoman Operasional Baku (POB). POB ini menjadi acuan baku tupoksi dari setiap unit kerja. Prof. Roni pun berharap melalui kegiatan ini, masing-masing pejabat baru bersama unit kerjanya dapat meningkatkan kinerja untuk meningkatkan pelayanan.

“Kalau kinerjanya meningkat, produktivitas akan meningkat, otomatis akan mendapatkan kompensasi yang lebih baik,” pungkas Prof. Roni.*

Laporan oleh Arief Maulana / eh *