Usai Jalani Program Beasiswa Darmasiswa RI, Mahasiswa Internasional Unjuk Kemampuan Bahasa dan Budaya Indonesia

[Unpad.ac.id, 22/05/2014] Sebanyak 364 mahasiswa internasional/asing peserta Program Beasiswa Darmasiswa RI Tahun Akademik 2013/2014 mengikuti kegiatan Pembekalan Kepulangan Peserta Program Beasiswa Darmasiswa RI TA 2013/2014, Rabu (21/05) hingga Jumat (22/05) di kota Bandung. Mahasiswa tersebut berasal dari 64 negara yang tersebar di 36 perguruan tinggi di Indonesia.

Mahasiswa internasiona peserta Program Beasiswa Darmasiswa RI TA 2013/2014 sedang mengikuti workshop Tie Dye, Painting, dan Stamping dari Telkom University pada  Pembekalan Kepulangan Peserta Program Beasiswa Darmasiswa RI TA 2013/2014, Kamis (22/05) di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad. (Foto: Arief Maulana) *

Mahasiswa internasiona peserta Program Beasiswa Darmasiswa RI TA 2013/2014 sedang mengikuti workshop Tie Dye, Painting, dan Stamping dari Telkom University pada Pembekalan Kepulangan Peserta Program Beasiswa Darmasiswa RI TA 2013/2014, Kamis (22/05) di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad. (Foto oleh: Arief Maulana) *

Wakil Ketua Pelaksana kegiatan, Budi Widarsa Surya, S.Si., M. Kom., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang bagi para mahasiswa asing yang telah belajar di Indonesia untuk menampilkan hasil-hasil pembelajarannya.

“Kegiatan ini menjadi ajang bagi mereka untuk unjuk kemampuan dari apa yang telah dipelajarinya, ada yang khusus belajar Bahasa Indonesia, musik, kesenian tradisional, dan lain-lain,” tutur Budi saat diwawancarai pada saat pelaksanaan Tes Kemampuan Bahasa Indonesia (TKBI), Kamis (22/05) di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung.

Lebih lanjut Budi yang juga menjabat Kasubbag Tata Usaha UPT Kerja Sama Unpad menjelaskan, Program Beasiswa Darmasiswa RI merupakan program pemerintah yang diinisiasi oleh Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kemdikbud. Program yang telah berjalan sejak tahun 1974 ini mendorong pengenalan bahasa dan kebudayaan Indonesia ke tingkat dunia.

Program ini juga ditujukan bagi para generasi muda dari negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia. Selama setahun mereka mempelajari Bahasa Indonesia, serta seni dan budaya yang ada di Indonesia. Di akhir program, mahasiswa selalu diberikan pembekalan dan unjuk kemampuan dari apa yang telah dipelajari di Indonesia. “Sehingga, ke depannya mereka dapat menjadi duta kecil Indonesia di negaranya masing-masing,” tambah Budi.

Adapun menurut Budi, untuk tahun akademik 2013/2014 ada 14 mahasiswa asing Program Beasiswa Darmasiswa yang belajar di Unpad. Mahasiswa tersebut berasal dari China, Republik Ceko, Madagaskar, Jepang, Kamboja, serta Rumania. Di Unpad mereka mempelajari Bahasa Indonesia melalui program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Selain itu, mereka juga rutin mengikuti kegiatan-kegiatan seni budaya, Kuliah Kerja Lapangan, serta kegiatan pertemuan mahasiswa asing di Indonesia.

“Mahasiswa asing Unpad yang mengikuti kegiatan ini ada 7 orang. Sisanya sudah pulang ke negaranya masing-masing karena hanya mengikuti program selama 6 bulan saja,” ujar Budi.

Pembekalan ini digelar atas kerja sama Unpad, ITB, UPI, Unpas, STSI, Unikom, dan Telkom University. Serangkaian kegiatan pun dilakukan, seperti pentas seni, uji TKBI, penanaman pohon, serta workshop batik dan angklung. Kegiatan digelar di 3 tempat, yakni Hotel Grand Panghegar Bandung, Hutan Kota Babakan Siliwangi, dan Graha Sanusi Hardjadinata Unpad.

Beberapa perwakilan mahasiswa pun menampilkan bakatnya. Dari Unpad, delegasi pun menampilkan pembacaan puisi oleh Zuzana Lehotska, mahasiswa asing asal Republik Ceko dengan diringi oleh alunan musik kecapi

Budi sendiri berharap melalui program ini, mahasiswa asing dapat mengenalkan lebih luas kebudayaan Indonesia ke negara asalnya. Mereka pun diharapkan akan aktif mendukung program-program yang digelar oleh pemerintah Indonesia pada tingkat internasional. “Mudah-mudahan mereka dapat membawa nama baik Indonesia ke tingkat dunia,” harap Budi.

Ditemui pada saat pelaksanaan TKBI, beberapa mahasiswa mengaku senang dapat mengenal kebudayaan Indonesia. “Belajar Bahasa Indonesia itu cukup sulit, tapi saya bisa mempelajarinya secara sedikit-sedikit dan saya senang bisa mengenal lebih dekat kebudayaan di Indonesia,” tutur salah seorang mahasiswa asing asal Perancis.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh *