Seribu Pemakalah Mancanegara Ikuti Konferensi Pendidikan Bahasa Jepang di Bali

[Unpad.ac.id, 3/11/2016] Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) bekerja sama dengan Global Network Tokyo Jepang serta dukungan The Japan Foundation dan Universitas Padjadjaran telah menyelenggarakan International Conference on Japanese Language Education (Bali – ICJLE) 2016 dengan tema : 「無限の可能性(an infinity of possibilities) di Nusa Dua Convention Center, Denpasar, Bali, 9-10 September 2016 lalu.

Kiri ke kanan: President and CEO Fujiko Pro.,Co.Ltd, Mr. Zenshow Ito, Ketua ASPBJI, Dr. Agus S. Suryadimulya, M.A., dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad *

Kiri ke kanan: President and CEO Fujiko Pro.,Co.Ltd, Mr. Zenshow Ito, Ketua ASPBJI, Dr. Agus S. Suryadimulya, M.A., dan Rektor Unpad, Prof. Tri Hanggono Achmad *

Konferensi tersebut mengundang Mr. Zenshow Ito, President and Chief Executive Officer Fujiko Pro.,Co.Ltd dan President of Fujiko F Fujio Museum (Doraemon Museum). Pada kesempatan tersebut, Rektor Unpad diundang sebagai special guest speaker sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan seminar ini. Selain itu diundang pula Rektor ke-9 Unpad, Prof. Himendra Wargahadibrata, sebagai tamu kehormatan.

Ketua ASPBJI yang juga ketua pelaksana, Dr. Agus S. Suryadimulya, M.A., mengatakan,mengatakan bahwa seminar kali ini dihadiri oleh para peneliti, praktisi, pemerhati, pengajar, tenaga ahli pendidikan bahasa Jepang dari seluruh dunia yang berjumlah sekitar 1.000 orang dan menjadi ruang representasi sekaligus aktualisasi diri sebagai insan pendidik yang cakap, andal dan terpercaya.

Agus yang juga staf pengajar Program Studi Sastra Jepang FIB Unpad ini menambahkan, dosen-dosen dari Prodi Sastra Jepang turut melakukan presentasi terhadap hasil penelitian mereka terkait tema dari seminar ini. Jumlah makalah yang dipresentasikan pada seminar ini adalah 243 buah untuk oral presentation, 193 buah untuk poster presentation, 3 jenis simposium, 22 panel presentation, 1 workshop dengan total jumlah pemakalah dan peserta hampir mencapai 1.000 orang.

Ketiga simposium tersebut adalah sebagai berikut :

  1. J-GAP Symposium dengan tema : 世紀につながる日本語教育-日本語グローバルアーティキュレーション活動(J-GAP)のベストプラクティス-(Leading to the 21st-Century Japanese Language Education- Best Practices of Japanese Language Global Articulation Project (J-GAP))
  2. 中等教育段階の日本語教育が果たす役割と課題-21世紀を生き抜く人間教育に取り組む世界の日本語教師からの提言-(Challenges and Responsibilities of Japanese Language Education in Secondary Schools around the World: Voices from Teachers Working on Human Development in the 21st Century)
  3. ASEAN Symposium dengan tema: Global Human Resource Development, Japanese Business Research and Education.

Sementara itu workshop yang diselenggarakan bertepatan dengan seminar kali ini adalah Post Graduated Student Symposium and Workshop yang diikuti oleh para mahasiswa pascasarjana di Indonesia, Australia Jepang, dan Tiongkok. Negara-negara yang turut berpartisipasi dalam seminar ini adalah Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, Hongkong, Myammar, Kamboja, Laos, Vietnam, Thailand, Singapore, Malaysia, Filipina, Australia, New Zealand, Canada, Swedia, Turki, Italia, Amerika Serikat, Perancis, Brasil, Mongolia. Dalam kegiatan ini ASPBJI telah menunjuk PT Kataji Bagja Prima sebagai penyelenggara.

Seminar berskala internasional ini diselenggarakan secara berkala dan sekali dalam dua tahun oleh anggota Global Network dan sesuai dengan hasil rapat anggota GN telah disepakati bahwa kegiatan seminar selanjutnya menurut rencana akan diselenggarakan di kota Venice, Italia pada Agustus 2018. Dalam rapat ini, Ketua ASPBJI Pusat, Dr. Agus S. Suryadimulya, M.A., terpilih sebagai Ketua Komite Global Network (GN) untuk penyelenggaraan ICJLE berikutnya.*

Rilis oleh: FIB Unpad / eh