Unpad Berikan Kesempatan Profesor dan Dosen Tingkatkan Penelitian Melalui Hibah Riset Internal

[Unpad.ac.id, 28/12/2016] Untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para  dosen dalam melakukan penelitian, saat ini Unpad memiliki sejumlah kategori hibah riset internal. Dengan adanya hibah internal ini, dorongan untuk dosen dalam melakukan penelitian pun semakin kuat.

Suasana Sosialisasi Hibah Internal Unpad di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Rabu (28/12). (Foto: Tedi Yusup)*

Suasana Sosialisasi Hibah Internal Unpad di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Rabu (28/12). (Foto: Tedi Yusup)*

“Di Unpad, kami memiliki beberapa kategori grant riset internal,” ungkap Rektor Unpad, Prof Tri Hanggono Achmad dalam Sosialisasi Hibah Internal Unpad di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad Jatinangor,  Rabu (28/12).

Hibah penelitian internal tersebut terdiri atas hibah penelitian dasar dan dosen muda, hibah kompetitif, serta hibah penugasan. Untuk hibah dosen muda terdiri atas Riset Dosen Pemula Unpad (RDPU) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas meneliti bagi para dosen muda, Riset Fundamental Unpad (RFU) yang bertujuan untuk mendorong dosen melakukan penelitian dasar yang bersifat temuan dan inovasi.

Hibah kompetitif ditujukan bagi dosen dengan jabatan Asisten Ahli hingga Lektor Kepala. Hibah ini berupa Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU) yang bertujuan meningkatkan kompetensi peneliti agar memiliki rekam jejak yang kuat dalam bidang keilmuannya.

Sedangkan hibah riset penugasan terdiri atas program Academic Leadership Grant (ALG) berupa penelitian penugasan kepada para profesor untuk meningkatkan jumlah publikasi dan sitasi di Unpad serta meningkatkan kapasitas anggota tim peneliti, dan Riset Hilirisasi Produk Unggulan Unpad (RHPU) yang bertujuan untuk mendorong tumbuhnya kapasitas inovasi institusi yang sejalan dengan kemajuan teknologi dan permintaan pengguna.

Rektor mengungkapkan, melalui grant ini, penelitian yang dilakukan basisnya ada pada output. Diharapkan, berbagai penelitian yang dilakukan dapat menjawab berbagai tantangan yang ada melalui produk akademik. Usulan penelitian pun terlebih dahulu akan melalui proses review untuk memastikan usulan penelitian tersebut telah sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Selain itu, penelitian pun diharapkan dilakukan melalui transdisiplin ilmu, melalui dengan adanya pendekatan pusat studi, pusat penelitian, atau pusat unggulan di Unpad. Dengan demikian, kegiatan riset diharapkan dapat terus berkelanjutan.

“Kalau pendekatannya departemental, kemungkinan-kemungkinan melakukan riset yang sifatnya antar bidang ilmu, multi disiplin, atau transdisiplin, menjadi tidak sebesar kalau itu muncul dalam pendekatan-pendekatan pusat studi. Disamping juga membangun atmosfer riset yang lebih baik karena kegiatannya ada disana,” ujar Rektor.

Pada kesempatan tersebut, Rektor pun memberikan gambaran performa riset Unpad tahun 2016. Untuk diketahui, performa riset Unpad tahun 2016 sudah lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah publikasi Unpad di jurnal terindeks Scopus pun semakin meningkat. Rektor pun mengharapkan adanya peningkatan kualitas dan kuantitas pada kegiatan penelitian tahun mendatang, dilihat dari potensi diri dan benchmark perguruan tinggi lain.

Informasi lebih lanjut mengenai hibah riset internal Unpad dapat dilihat di http://www.unpad.ac.id/pengumuman/penerimaan-proposal-hibah-internal-universitas-padjadjaran

 

Laporan oleh: Artanti Hendriyana/am