Rektor Harapkan Mahasiswa Ciptakan Inovasi di Desa Saat Ikuti KKNM PPMD Integratif

[Unpad.ac.id, 4/01/2017] Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Tri Hanggono Achmad, melepas keberangkatan peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa – Pengabdian kepada Masyarakat Dosen (KKNM PPMD) Integratif Unpad Periode Januari-Februari 2017 di Lapangan Parkir PPBS Unpad Kampus Jatinangor, Rabu (4/01). Sebanyak 2.954 mahasiswa mengikuti kegiatan KKNM kali ini.

Sebanyak 2.954 mahasiswa Unpad mengikuti KKNM PPMD Integratif periode Januari - Februari 2017 di Kab. Majalengka, Kab. Kuningan, Kab. Ciamis, dan Kab. Pangandaran. Keberangkatan para mahasiswa dilepas oleh Rektor Unpad di Lapangan PPBS Unpad Jatinangor, Rabu (4/01). (Foto oleh: Dadan T.)*

Sebanyak 2.954 mahasiswa Unpad mengikuti KKNM PPMD Integratif periode Januari – Februari 2017 di Kab. Majalengka, Kab. Kuningan, Kab. Ciamis, dan Kab. Pangandaran. Keberangkatan para mahasiswa dilepas oleh Rektor Unpad di Lapangan PPBS Unpad Jatinangor, Rabu (4/01). (Foto oleh: Dadan T.)*

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengingatkan agar mahasiswa dapat memanfaatkan KKNM sebagai media untuk terjun ke masyarakat. Rektor pun berjanji akan memberikan apresiasi bagi kelompok KKNM yang berhasil melahirkan produk inovasi dan kreativitas yang berpotensi berkelanjutan. Upacara pelepasan ini dihadiri pimpinan universitas dan fakultas. Secara simbolis, Rektor melepas peserta KKNM dengan memakaikan topi Unpad kepada perwakilan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa.

“Ini kesempatan baik untuk mengoptimalkan keilmuan yang sudah dipelajari di perguruan tinggi untuk dapat diterapkan di daerah/masyarakat, ujar Rektor saat memberikan sambutan di hadapan mahasiswa, pimpinan, dan para profesor yang menjadi DPL pada kegiatan KKNM kali ini.

Rektor mendorong kegiatan KKNM ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui pola terintegratif, DPL tidak hanya melakukan pembimbingan kepada masyarakat, tetapi mampu melihat berbagai tantangan untuk dapat dibicarakan, dikaji, dan dicarikan solusinya sehingga dapat memberikan dampak kepada masyarakat.

Apa yang telah diidentifikasi oleh DPL dan mahasiswa, maka diyakini program tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan. Kegiatan ini pun menjadi peluang melahirkan interaksi antar bidang ilmu.

“Kegiatan ini merupakan wujud langsung perguruan tinggi benar-benar ada di masyarakat,” kata Rektor

Keberadaan mahasiswa ini, lanjut Rektor, merupakan implementasi hadirnya antar bidang ilmu di masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat membangun kesadaran dan kerja sama dengan kawan-kawan di bidang ilmu lainnya.

Selama sebulan mahasiswa melaksanakan KKNM di 4 Kabupaten yaitu, Kab. Majalengka (36 Desa, 3 Kecamatan), Kab. Kuningan (34 Desa, 3 Kecamatan), Kab. Ciamis (30 Desa, 3 Kecamatan), dan Kab. Pangandaran (20 Desa, 3 Kecamatan). Adapun jumlah Dosen Pendamping Lapangan berjumlah 60 orang, yang terdiri 42 profesor dan 18 dosen bergelar Doktor.

“Ini sesuai dengan implementasi program Profesor Masuk Desa sehingga kita sertakan para guru besar sebagai DPL” ujar Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum.

Pemberangkatan KKNM ini terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama digelar pada Rabu (4/01) untuk keberangkatan ke Kab. Majalengka dan Kuningan. Sedangkan gelombang kedua digelar pada Kamis (5/01) untuk keberangkatan ke Kab. Ciamis dan Pangandaran.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh