Safari Ramadan, Rektor Sosialisasikan Koperasi Kosumen, Unit Zakat, dan Sistem Sinta

[unpad.ac.id, 9/06/2017] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad memaparkan sejumlah unit strategis yang dikelola Unpad kepada civitas academica dan tenaga kependidikan. Unit strategis tersebut diantaranya Koperasi Konsumen Insan Abdi Masyarakat (KKIAM) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unpad.

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad saat melakukan silaturahmi dan buka bersama dengan civitas academica dan tenaga kependidikan Fakultas Hukum Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (8/06). (Foto: Tedi Yusup)*

Pemaparan tersebut dilakukan Rektor saat melakukan silaturahmi dan buka bersama dengan civitas academica dan tenaga kependidikan Fakultas Hukum Unpad, di Ruang Auditorium Perpustakaan Mochtar Kusumaatmadja, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Kamis (8/06). Silaturahmi dan buka bersama ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang dilakukan Rektor.

Terkait pengelolaan koperasi konsumen, Rektor mengatakan, KKIAM didirikan sebagai aplikasi dari teori ilmu koperasi yang menjadi bagian pengajaran di Unpad. Dengan demikian, pengajaran koperasi di Unpad diharapkan tidak hanya menjadi teori belaka. Namun, dapat diterapkan langsung melalui media koperasi ini.

Lebih lanjut Rektor menjelaskan, KKIAM ini dapat menjadi fasilitas laboratorium dalam mempraktikkan keilmuan. “Dengan kekuatan akademik dan kita punya koperasi, ini bisa jadi contoh baik. Diharapkan koperasi ini jadi satu tonggak penting untuk mendorong perekonomian bangsa,” ujar Rektor.

Secara singkat, KKIAM yang diresmikan pada akhir Maret lalu ini merupakan unit bisnis strategis pertama yang dijalankan dengan melibatkan seluruh warga Unpad, mulai dari civitas academica, tenaga kependidikan, alumni, dan pensiunan Unpad.

Koperasi ini menjadi etalase berbagai produk hilirisasi yang digulirkan Unpad dan dapat dibeli oleh setiap anggota. Rektor mengatakan, dengan melakukan pembelian produk oleh para anggota, keuntungan yang didapat koperasi pun akan kembali lagi ke anggota. Pendekatan ini yang diterapkan dalam aktivitas koperasi konsumen di Unpad.

“Jika keanggotaannya kuat, usaha ini dapat diperlebar, untungnya akan kembali bagi kita,” kata Rektor.

Usai pemaparan koperasi, Rektor juga memaparkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Unpad. Unit yang diresmikan sejak Juni 2016 lalu ini merupakan upaya untuk mengakomodasi dosen dan tenaga kependidikan dalam menyalurkan zakat dan infak/sedekah, khususnya zakat profesi.

Terkait penyaluran zakat profesi, dengan adanya UPZ, pegawai tidak perlu menghitung besaran zakat yang harus dibayarkan tiap tahunnya berdasarkan jumlah penghasilan yang diterima. UPZ melalui bagian keuangan Unpad secara otomatis akan memotong besaran zakat dari penghasilan yang diterima setiap bulannya.

Bagi pegawai yang ingin berkontribusi dalam mendaftar untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ). Dengan mendapatkan NPWZ dan masuk ke dalam program afirmasi Zakat, maka warga Unpad setiap bulannya akan dilakukan penghimpunan zakat yang sumbernya dari gaji pokok per bulan.

Adapun pemanfaatan zakat akan diprioritaskan untuk para mustahik di lingkungan Unpad, yaitu mahasiswa dan warga Unpad lainnya.

Selain dua unit strategis tersebut, Rektor juga menyosialisasikan sistem “Science and Technology Index” (Sinta). Sistem Sinta merupakan program Dikti untuk mengukur performa peneliti Indonesia. Sistem Sinta menganalisis performa peneliti di jurnal nasional melalui “Sinta Score”. Penilaian ini digabung dengan jumlah publikasi peneliti di jurnal internasional yang terindeks di Scopus maupun Google Scholar.

“Dengan adanya Sinta, performa akademik kita akan dikenal, praktis akan terakses dengan mudah,” kata Rektor.

Safari Ramadan sendiri digelar sejak Selasa (6/06) hingga Kamis (22/06) mendatang. Acara berupa silaturahmi dan buka bersama Rektor dengan berkeliling ke 17 fakultas di Unpad. Selain Rektor, turut hadir sejumlah pimpinan universitas.*

Laporan oleh Arief Maulana