Ajang Pimnas Semakin Dekat, Empat Kelompok PKM Unpad Lakukan Pemantapan Final

[unpad.ac.id, 19/08/2017] Jelang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke 30 tahun 2017 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar, Sulawesi Selatan, sebanyak 17 mahasiswa dari empat kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos ke Pimnas, mengikuti simulasi penjurian Pimnas di ruang rapat Rektor, gedung rektorat Unpad Jatinangor, Sabtu (19/08). Penjurian tersebut terdiri atas simulasi presentasi, simulasi display produk, dan poster.

Empat kelompok PKM Unpad yang lolos ke ajang Pimnas ke-30 di Universitas Muslim Indonesia, Makassar, melakukan simulasi penjurian Pimnas di ruang rapat Rektor, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Sabtu (19/08). (Foto: Purnomo Sidik)*

Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum., mengungkapkan, simulasi penjurian ini sebagai upaya memberikan bekal akhir kepada tim PKM Unpad yang nanti berjuang di UMI. Untuk itu dibuat simulasi penjurian yang menyerupai penjurian sesungguhnya di Pimnas nanti.

“Kita siapkan juri juri terbaik yang dapat memberikan masukan dan arahan, kebetulan ada juga juri nasional dari Unpad, yaitu Dr. Marleen Sunyoto, Ir., M.P., dan Prof. Dr. Wilis Srisayekti,” ujar Prof. Reiza.

Selain menghadirkan juri Pimnas nasional, hadir pula beberapa juri dari Unpad, diantaranya, Dosen Fakultas Psikologi Unpad Dr. Yus Nugraha, MA., Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, Ade Kadarisman, S.Sos., M.T, M.Sc.,  dan Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Budi Irawan , S.Si., M.Si.

Prof. Reiza menjelaskan, di tahun 2017, sebanyak 24 kelompok PKM Unpad, memperoleh dana hibah Dikti dan 4 kelompok diantaranya, lolos melaju ke Pimnas yang akan diselenggarakan pada 23-28 Agustus 2017 di Universitas Muslim Indonesia, Makassar. Dari Jumlah PKM dan yang berhasil lolos ke Pimnas, Unpad memiliki persentase yang tinggi dibanding perguruan tinggi lainya.

“4 kelompok ini sudah menjadi yang terbaik ditingkat nasional, dan kelompok ini merupakan representasi dari dua puluh lima ribuan mahasiswa Unpad, mewakili sebuah perguruan tinggi besar, untuk itu kita siapkan sebaik-baiknya. Kami mohon doa dan dukungan dari civitas academica Unpad agar anak-anak kita bisa menorehkan prestasi terbaik di ajang ini,” pungkas Prof. Reiza.

Adapun empat judul PKM yang lolos tersebut diantaranya:

 

 

 

 

 

 

 

Relevansi Masakan Rendang dengan Filosofi Merantau Orang Minangkabau: Sebuah Kajian Sejarah Kuliner dalam Kaitannya dengan Ekologi dan Budaya” (PKM kategori Penelitian Sosial Humaniora) yang diketuai Hana Hanipah dari Fakultas Ilmu Budaya dengan dosen pembimbing Nani Darmayanti, PhD.

 

 

 

 

 

 

 

Pejantan Bageur (Peyeum Ketan Instan, Bawa Seger) Solusi Modernisasi Makanan Tradisional Jawa Barat” (PKM Kewirausahaan) diketuai Putri Raraswati dari Fakultas Farmasi dan dosen pendamping oleh Driyanti Rahayu., S.Si, MT.

 

 

 

 

 

 

 

BOM-BOM CAR (Belajar Olah Motorik Melalui Carving) sebagai sarana mengembangkan motorik halus pada siswa SLB BC Fadhilah Sumedang” (PKM Pengabdian kepada Masyarakat) diketuai Umi Latifah dari Fakultas Kedokteran Gigi dan dosen pendamping Laila Qodariah, M.Psi.

 

 

 

 

 

 

 

Penanggulangan Silica Scaling dengan Penginjeksian Asam Kuat pada Brine di Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal (PKM Penelitian Eksakta) diketuai Moch. Aril Indra dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan dosen pendamping Dr. Cukup Mulyana, M.S.*

Laporan oleh Purnomo Sidik/am