Mahasiswa Asing Berbagai Negara Ikuti Unpad Summer Program 2017

 

[unpad.ac.id, 7/08/2017] Sebanyak 31 mahasiswa asing mengikuti Summer Program yang diselenggarakan Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Tata Kelola dan Komunikasi Publik/Kantor Internasional. Kegiatan yang digelar pada 2 hingga 9 Agustus mendatang ini dilaksanakan di Kampus Jatinangor, Kota Bandung, dan kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Sejumlah mahasiswa asing peserta Unpad Summer Program 2017 saat bertemu dengan tim Asesor UNESCO di Gedung Puslit Geopark dan Kebencanaan Geologi Unpad di Kecamatan Surade, Sukabumi, Kamis (03/08). (Foto: Tedi Yusup)*

Mahasiswa asing tersebut berasal dari Guangxi University for Nationalities Republik Rakyat Tiongkok, Utsonomiya University Jepang, serta beberapa mahasiswa asing yang tengah menempuh studi di Unpad. Beberapa mahasiswa tersebut berasal dari Madagaskar, Tanzania, Kolombia, Bangladesh, dan Yaman.

Mengangkat tema “Sustainable Development: Improving the Quality of Life of Coastal Village”, kegiatan Unpad Summer Program diisi dengan presentasi dan diskusi dengan beberapa pemateri, kunjungan lapangan ke beberapa lokasi potensial, serta beberapa kompetisi.

Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dipilih bertepatan dengan jadwal penilaian tim Asesor UNESCO di kawasan tersebut. Tim Asesor UNESCO juga sempat bertemu dengan peserta Unpad Summer Program saat mengunjungi Gedung Pusat Penelitian Geopark dan Kebencanaan Geologi di Kecamatan Surade, Kamis (03/08).

Lebih lanjut tujuan pelaksanaan Unpad Summer Program ini adalah sekaligus mempromosikan berbagai budaya dan keindahan alam yang ada di Jawa Barat. Bertepatan dengan momentum penilaian Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, peserta Summer Program diharapkan juga dapat mempromosikan Geopark tersebut ke tingkat internasional.

Agar lebih semarak, peserta juga diajak mengunjungi lokasi wisata potensial di Kota Bandung, diantaranya: Museum Konferensi Asia Afrika, Workshop Batik Komar, serta menonton pertunjukan Angklung di Saung Angklung Udjo.

*

Laporan oleh Arief Maulana