Karamba FPIK Unpad Gelar “Intechnoculture 2017”

[unpad.ac.id, 10/11/2017] Komunitas Mahasiswa Budidaya “Karamba” Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran menggelar Innovation and Technology of Aquaculture (Intechnoculture) 2017 pada Oktober 2017 lalu. Ajang Intechnoculture 2017 meliputi seminar nasional akuakultur, kontes ikan cupang, dan lomba mewarnai tingkat SD.

Sejumlah siswa Sekolah Dasar Lomba Mewarnai Tingkat SD bertema “Kenali Ikan Sejak Dini Vol 2” dalam rangkaian Innovation and Technology of Aquaculture (Intechnoculture) 2017 pada Oktober lalu. Ajang “Intechnoculture 2017” meliputi seminar nasional akuakultur, kontes ikan cupang, dan lomba mewarnai tingkat SD.*

Seminar nasional mengangkat tema “Application of Aquaqulture Engineering”, digelar di Bale Santika Unpad, Jatinangor, 10 Oktober 2017. Acara ini menghadirkan narasumber nasional yang ahli di bidang teknologi budidaya perikanan yaitu Dr. Ir Iskandar, Prof. Dr, Eng. I Made Joni, S.Si., MSc dan Hilman Syaeful Alam, MT.  Dalam seminar tersebut di antaranya dibahas mengenai peran teknologi Nanobubble pada kegiatan budidaya perikanan.

Selanjutnya, kontes ikan cupang  menjadi puncak kegiatan “Intechnoculture 2017”. Kegiatan yang digelar di Bale Pabukon Unpad Jatinangor pada 28-29 Oktober 2017 ini bertajuk Padjadjaran Betta Contest 4 dengan tema  “From Betta To Million (Betalion)”.

Kontes ikan cupang ini merebutkan piala Rektor Unpad untuk kategori umum dan Piala Dekan FPIK Unpad untuk kategori pelajar. Penilaian ikan cupang berdasarkan kecantikan warna, bentuk tubuh, bentuk sirip, dan kegesitannya.

Kontes tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai kota di Indonesia seperti Depok, Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Pontianak, Lampung. Cirebon, dan Cimahi. Total ikan cupang yang dikonteskan mencapai 454 ekor. Pada tahun ini, piala Rektor Unpad direbut oleh FC SHU asal Bandung, sementara juara umum Dekan FPIK Unpad diraih oleh mahasiswa UKMF Karamba FPIK Unpad.

Dosen FPIK Unpad sekaligus pembina UKMF Karamba FPIK Unpad, Ujang Subhan, S.Pi., M.Si., mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh dengan diadakannya kontes cupang. Manfaat tersebut diantaranya  adalah untuk membangun kerja sama dengan para pembudidaya ikan, terutama ikan hias cupang.

Rangkaian acara “Intechnoculture 2017” lainnya adalah Lomba Mewarnai Tingkat SD yang bertemakan “Kenali Ikan Sejak Dini Vol 2”. Acara yang dilaksanakan di Masjid Raya Unpad Jatinangor pada 29 Oktober 2017  ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian anak-anak terhadap ikan sejak dini. Lomba ini diikuti oleh 56 peserta.

“Semoga melalui kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas mahasiswa tentang inovasi teknologi pada kegiatan budidaya perikanan, memberikan edukasi kepada siswa SD tentang ikan hias. Melalui kegiatan kontes ikan cupang ini juga kita dapat meningkatkan harga ikan cupang dan mampu menyejahterakan pembudidaya ikan cupang,”  ujar Ketua UKMF Karamba FPIK Unpad, Arif Rochman.*

FPIK Unpad/art