“Terima Kasih Unpad, Akhirnya Kami Bisa Menikmati Listrik”

[unpad.ac.id, 8/11/2017] Di saat listrik sudah menjadi kebutuhan dasar rumah tangga, ternyata masih ada wilayah yang belum terjangkau aliran listrik. Tidak jarang wilayah ini berada dekat dengan kota besar. Jangankan menikmati berbagai fasilitas kota, menikmati nyala lampu di rumah pun masih menjadi impian.

Para mahasiswa Teknik Elektro FMIPA Unpad melakukan pelatihan dan pemasangan panel surya di Kampung Cigentong, Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, 4-5 November lalu. Pemasangan yang merupakan implementasi Program Hibah Bina Desa Kemenristekdikti dilakukan karena wilayah ini belum teraliri listrik.*

Kondisi ini menarik perhatian sekelompok mahasiswa program studi Teknik Elektro FMIPA Universitas Padjadjaran. Tim menemukan satu wilayah di Kabupaten Sumedang yang belum terjangkau aliran listrik, tepatnya di Kampung Cigentong, Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung.

Tidak sampai dua jam dari kawasan pendidikan Jatinangor, Kampung Cigentong yang berada di tengah hutan kawasan konservasi Gunung Masigit Kareumbi nyaris terisolasi akibat tidak adanya jaringan listrik PLN. Padahal, di kampung ini terdapat 15 keluarga dan 48 jiwa.

Melalui program Hibah Bina Desa dari Kemenristekdikti RI yang diperoleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Unpad, para mahasiswa dibantu Polsek Tanjungsari melaksanakan pelatihan dan pemasangan panel listrik tenaga surya, Sabtu (4/11) lalu. Panel ini memungkinkan warga Cigentong menikmati listrik yang bisa digunakan di malam hari.

Dalam rilis yang diterima Humas Unpad, setibanya di lokasi, tim teknis mulai mengecek titik-titik yang layak untuk dipasang lampu dan panel surya. Sementara tim lain melakukan pendekatan kepada warga dusun untuk memberikan penjelasan terkait program yang dilakukan.

Tim juga mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pemasangan lampu dan panel.

Pemasangan lampu dan panel surya untuk sumber arus DC dilakukan pada Minggu (5/11) pagi. Tim berhasil merangkul warga untuk bersama-sama membantu proses pemasangan. Ada enam titik yang sudah ditentukan. Titik ini merupakan tempat yang kerap dilalui banyak warga.

Di surau dusun, tim juga memasang perangkat sumber arus AC yang terdiri dari empat panel surya berkapasitas 100 wp. Melalui perangkat ini, listrik bisa didistribusikan ke aula agar dapat dinikmati seluruh warga. Dengan listrik ini, warga dapat menikmati listrik sebesar 500 watt.

Setelah dilakukan pengujian, seluruh lampu dan panel surya berfungsi dengan baik. Warga pun berterima kasih atas program yang diinisasi para mahasiswa tersebut. Listrik yang selama ini hanya sebatas mimpi, kini dapat terwujud dan dinikmati seluruh warga.*

Rilis: Teknik Elektro Unpad/am