Mahasiswa Hubungan Internasional Unpad Sukses Selenggarakan Padjadjaran Model United Nations 2018

[unpad.ac.id, 14/5/2018] Mahasiswa Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran mengadakan simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan tajuk Padjadjaran Model United Nations (PadMUN) di Hotel éL Royale, Bandung, 6-9 Mei lalu.

Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Jose Antonio Morato Tavares (tengah) dan Political Counsellor for External and ASEAN British Embassy Jakarta Harry MacDonald (kiri) saat menjadi pembicara dalam talkshow “The Role of Diplomacy in Maintaining Peace” yang menjadi rangkaian dalam kegiatan Padjadjaran Model United Nations (PadMUN) di Hotel éL Royale, Bandung, 6-9 Mei lalu.*

Tahun ini, Padjadjaran MUN mengusung tema “Harmonizing Interests towards Peaceful Coexistence” dan diikuti oleh lebih dari 100 delegasi yang merupakan pelajar SMA/sederajat dan perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri.

Ketua Pelaksana Padjadjaran MUN 2018 Syera Anggreini Buntara mengatakan, tema tersebut didasarkan pada persepsi bahwa dunia, dari dulu, sekarang, hingga masa depan, akan selalu dipenuhi dengan konflik, masalah, dan dilema.

“Dengan tema ini, para delegasi ditantang untuk mencari solusi sesegera mungkin agar dapat menyelesaikan permasalahan dunia yang sudah semakin tidak terkendali,” ujar Syera.

Acara diisi dengan talkshow dengan topik “The Role of Diplomacy in Maintaining Peace” Dengan narasumber Jose Antonio Morato Tavares (Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri) dan Harry MacDonald (Political Counsellor for External and ASEAN British Embassy Jakarta).

Simulasi sidang PBB dilaksanakan pada hari kedua dan ketiga Padjadjaran MUN 2018. Para delegasi berperan sebagai diplomat dari berbagai negara di councils (yang selanjutnya disebut dengan dewan) masing-masing. Terdapat enam dewan dalam Padjadjaran MUN kali ini, yakni United Nations Human Rights Council (UNHRC), Food and Agriculture Organization (FAO), Association for Southeast Asian Nations (ASEAN), United Nations Security Council (UNSC), Crisis Committee, dan World Press Consortium.

Berbeda dengan simulasi sidang PBB lainnya di Indonesia, Padjadjaran MUN 2018 menawarkan sesi MUN Clinic dan Meet the Experts. MUN Clinic memberikan kesempatan bagi para delegasi untuk berkonsultasi langsung dengan pemimpin sidang atau Board of Dais (BoD). Masukan dan saran yang diberikan oleh BoD akan bermanfaat bagi para delegasi untuk meningkatkan performa dan kemampuan selama simulasi sidang PBB.

Dalam sesi Meet the Experts, Padjadjaran MUN 2018 mengahadirkan pembicara dari berbagai bidang. Para pembicara, yang notabene merupakan tokoh ahli, memberikan materi yang nantinya akan membantu para delegasi dalam memahami topik tiap dewan.

Keseluruhan rangkaian acara Padjadjaran MUN 2018 ditutup dengan Gala Dinner dan Awarding Night. Sebagai bentuk apresiasi, Board of Dais memberikan penghargaan berupa Best Delegate, The Most Outstanding Delegate, Best Position Paper, Honorable Mentions, dan Verbal Commendations, bagi para delegasi tiap dewan.*

Rilis/ron