Tingkatkan Profesionalitas, Perpustakaan Pusat Unpad Gelar Seminar & Workshop Kode Etik Pustakawan

[unpad.ac.id, 14/5/2018] Pustakawan merupakan garda pengetahuan, sehingga dalam pelayanannya harus profesional. Seorang pustakawan pun segala tindakannya harus beretika, yang tercantum dalam kode etik Ikatan Pustakawan Indonesia.

Direktur Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Unpad Dr. Teuku Yan Waliana Muda Iskandarsyah, S.T., M.T., saat membuka Seminar dan Workshop Kode Etik Pustakawan di Gedung Grha Kandaga Perpustakaan Unpad, Jatinangor, Jumat (11/5) lalu.*

Hal tersebut disampaikan Kabid Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Oom Nurrohman, M.Si., saat menjadi salah seorang pembicara dalam Seminar dan Workshop Kode Etik Pustakawan di Gedung Grha Kandaga Perpustakaan Unpad, Jatinangor, Jumat (11/5) lalu.

Acara digelar atas kerja sama Perpustakaan Pusat Universitas Padjadjaran dengan Bank Indonesia, dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kredibilitas pejabat fungsional pustakawan  di lingkungan Unpad.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 90 peserta. Sebagian besar peserta adalah pejabat fungsional inpassing yang baru saja dilantik beberapa waktu lalu. Acara ini juga diikuti oleh sejumlah Manajer Akademik dan Kemahasiswaan serta mahasiswa penerima beasiswa utama dari Bank Indonesia (GEMBI).

Dengan digelarnya kegiatan tersebut, diharapkan para peserta memiliki mental profesional yang baik. Dengan memiliki kode etik profesi pustakawan yang baik, pejabat fungsional pustakawan akan mampu bersikap terbaik bagi dirinya sendiri, sesama pustakawan, organisasi profesi dan masyarakat.

Acara dibuka oleh Direktur Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan Dr. Teuku Yan Waliana Muda Iskandarsyah, S.T., M.T., dan dihadiri juga oleh Perwakilan Bank Indonesia, yaitu Akhmad Subarkah.

Selain Dr. Oom, turut bertindak sebagai pembicara adalah Dosen Psikologi Unpad Prof. Dr. Hj. Diana Harding, M.Si. Dalam paparannya, Prof. Diana mengatakan bahwa Pustakawan harus menjadi komunikator yang baik serta harus profesional dan dapat memuaskan pengguna. Pustakawan juga harus bahagia dimanapun berada, yang bisa menenangkan pengguna dalam kegelisahannya. Dengan demikian, diperlukan orang yang pas dalam pelayanan kepada pengguna, the right man in the right place.

Acara ditutup dengan pengumuman enam kontributor tulisan terbaik “Book Chapter Who’s Who : Sekelumit Cerita Pustakawan Unpad di Balik Layar”, yang merupakan projek Book Chapter ke dua dari Kelas Menulis Forum Pustakawan Unpad. Kontributor terbaik tersebut pertama adalah  Elli Marlina, S.Sos. (Pustakawan Ahli Pertama FISIP) yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu dari tujuh terbaik finalis Pustakawan Berprestasi Tingkat Jawa Barat.

Kontributor Terbaik II diraih Deni Hendra Setiawan, S.Pd. (Pustakawan Ahli Pertama Fak. Pertanian), Terbaik III diraih Nurul Asiah, S.Sos. (Pustakawan Ahli Pertama Fikom), Harapan I diraih Eko Retno Wulandari, SE. (Pustakawan Ahli Pertama Fakultas MIPA), Harapan II diraih Ela Roslaela, S.Sos. (Pustakawan Ahli Pertama Fakultas MIPA), dan Harapan III diraih Rani Rosantina, S.Sos. (Pustakawan Ahli Muda FIB).*

Rilis: Perpustakaan Unpad /art