FPIK Unpad Sebar Benih Ikan Patin di Perairan Cekdam Kampus Jatinangor

[unpad.ac.id, 6/6/2018] Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran (FPIK Unpad) bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara (CDKPWU) Subang melakukan restocking ikan di Perairan Cekdam Kampus Unpad Jatinangor, Senin, (4/6) lalu.

Sivitas akademika dan tenaga kependidikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Utara Subang melakukan restocking ikan di Perairan Cekdam Kampus Unpad Jatinangor, Senin, (4/6) lalu.*

Setelah sebelumnya telah dilakukan restocking ikan di sungai Cikapundung dan perairan Pangandaran, kali ini kegiatan restocking cukup berbeda. Sebelumnya, restocking dilakukan pada perairan umum dalam upaya perlindungan spesies lokal.

Adapun kegiatan restocking kali ini bersifat penebaran untuk meningkatkan populasi ikan patin dalam upaya pemanfaatan Cekdam sebagai ekosistem perairan umum yang terdapat di lingkungan Unpad. Benih ikan yang ditebar adalah benih ikan patin sebanyak 500.000 ekor. Kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu wujud pelaksanaan Pola Ilmiah Pokok Unpad, Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional.

Cekdam Unpad merupakan salah satu ekosistem perairan umum yang berada di lokasi kampus yang mempunyai peran dan fungsi yang penting dibawah pengelolaan UPT-PLK Unpad. Cekdam Unpad ini dibangun sekitar tahun 1997 dan operasional mulai tahun 1998 dengan peruntukan awal sebagai penampung air di musim kemarau dan pengendali air di musim hujan.

Cekdam merupakan salah satu teknik konservasi tanah dan air yang sederhana, namun berguna untuk menampung air hujan yang turun. Dengan demikian dapat menurunkan koefisien aliran permukaan sungai yang selama ini menjadi penyebab banjir. Selain dapat mencegah banjir, cekdam juga dapat memberikan manfaat untuk irigasi, kegiatan wisata, dan juga kegiatan perikanan untuk masyarakat.

Acara restocking tersebut dibuka Wakil Dekan FPIK Unpad, Dr. Isni Nurruhwati, S.Pi., M.Si., serta dihadiri jajaran dosen dan tenaga kependidikan FPIK Unpad, tim Sapras, mahasiswa, alumni, dan perwakilan dari MAI (Masyarakat Akuakultur Indonesia). Pada Sambutannya, Wakil Dekan FPIK mengatakan bahwa kegiatan restocking ini diharapkan dapat menjaga diversitas stok ikan serta dapat meningkatkan populasi ikan di cekdam Unpad.

Sementara itu, Reva Anjar, S.Pi dari CDKPWU Subang mengatakan bahwa selain dapat meningkatkan populasi ikan di perairan umum, diharapkan kedepannya benih ikan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar kampus dalam kegiatan penangkapan ikan. Selain itu, kegiatan kerja sama antara FPIK Unpad dengan CDKPWU Subang diharapkan dapat semakin kuat sehingga dapat melaksanakan program berikutnya.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan materi mengenai fungsi restocking ikan oleh Dosen FPIK Unpad, Dr. Ir. Zahidah, MS. Ia menyampaikan beberapa hal penting yang harus diperhatikan ketika melakukan restocking ikan, seperti jenis ikan tidak boleh invasif terhadap ikan lainnya, kondisi kualitas air harus baik dan terhindar dari pencemaran, pakan alami yang tersedia harus bisa memenuhi kebutuhan ikan, serta waktu pemanenan ikan harus tepat sehingga memberi kesempatan pada ikan untuk tumbuh dan berkembang.

Keterlibatan seluruh pihak sangatlah penting dalam pengelolaan Cekdam Unpad untuk menjaga diversitas stok ikan, kebersihan, keamanan. Selain itu, diperlukan juga keterlibatan masyarakat sekitar kampus dalam menjaga keanekaragaman sumber daya ikan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.*

Rilis FPIK Unpad/art