Rektor Terima Dokumen Rencana Aksi Nasional SDGs dari Wapres RI

[Unpad.ac.id, 6/6/2018] Wakil Presiden RI Jusuf Kalla secara resmi meluncurkan peta jalan Rencana Aksi Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2017 – 2019 di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (5/6) kemarin. Pelaksanaan Rencana Aksi Nasional ini memerlukan keterlibatan seluruh komponen agar target yang diusung dalam SDGs ini dapat tercapai.

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad menunjukkan dokumen peta jalan Rencana Aksi Nasional Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang diterima dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di ruang Rektor Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Rabu (6/6). Dokumen tersebut diberikan langsung kepada Rektor selaku perwakilan pakar dan perguruan tinggi di Istana Wapres RI, Jakarta, Selasa (5/6) kemarin. (Foto: Tedi Yusup)*

“Permasalahan dunia (dalam SDGs) ini kompleks dan saling terkait, maka Wapres meminta komponen yang diharapkan terlibat dari berbagai pihak,” ujar Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Tri Hanggono Achmad saat ditemui di ruang kerjanya di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Rabu (6/6).

Rektor didapuk sebagai wakil pakar dan perguruan tinggi yang menerima dokumen Rencana Aksi Nasional dari Wapres Jusuf Kalla. Dalam acara peluncuran itu, Wapres secara simbolis menyerahkan dokumen kepada unsur yang mewakili keterlibatan di SDGs, yaitu pemerintah, parlemen, organisasi kemasyarakatan, perwakilan organisasi badan dunia di Indonesia, pengusaha dan filantropi, serta kelompok pakar dan perguruan tinggi.

Rencana Aksi Nasional ini merupakan penjabaran dari Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Perpres berisi 17 tujuan dan 169 target pencapaian SDGs yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Mengenah Nasional (RPJMN) 2015 – 2019.

Penyerahan dokumen kepada kelompok pakar dan perguruan tinggi ini menandakan perguruan tinggi wajib ikut serta mendukung pencapaian SDGs. Keterlibatan ini, kata Rektor, tidak hanya dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi. Seluruh perguruan tinggi di Indonesia harus ikut serta.

“Tidak mungkin berhasil kalau sektor ini tidak terlibat,” ujar Rektor.

Rektor mengatakan, adanya Rencana Aksi Nasional ini menjadi berkah dalam memberikan daya dukung terhadap apa yang telah dilakukan Unpad. Selama beberapa tahun terakhir, Unpad telah menjadikan SDGs sebagai pilar pengembangan akademik. Ini diwujudkan dengan dibentuknya SDGs Center sebagai pusat unggulan Unpad sekaligus pelopor pusat kajian SDGs di perguruan tinggi Indonesia.

Rektor mengatakan, SDGs senada dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpad dan menggambarkan pola transdisiplin keilmuan. Upaya ini telah diimplementasikan dengan diberikannya materi SDGs dalam aktivitas Tahapan Persiapan Bersama (TPB) mahasiswa baru. Dari sisi riset, banyak kegiatan riset sivitas akademika yang diarahkan untuk mendukung SDGs.

“(Dengan adanya Rencana Aksi Nasional ini) sudah barang tentu harus ditingkatkan,” kata Rektor.

Dalam acara simbolis peluncuran Rencana Aksi Nasional tersebut, Rektor didampingi Direktur SDGs Center Unpad Prof. Armida S. Alisjahbana, Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Aulia Iskandarsyah, PhD, serta Direktur Eksekutif SDGs Center Unpad Dr. Zuzy Anna. *

Laporan oleh Arief Maulana