Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik 2018, Unpad Masuk Kategori Cukup Informatif

[unpad.ac.id, 7/11/2018] Universitas Padjadjaran masuk sebagai perguruan tinggi kategori “Cukup Informatif” dalam pengumuman Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2018 yang digelar di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Senin (5/11) lalu.

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Inovasi Unpad Dr. Keri Lestasi, M.Si., bersama Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Syauqi Lukman, M.S.M., usai menerima sertifikat Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2018 yang digelar di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Senin (5/11) lalu. (Foto: Tedi Yusup)*

Unpad bersama 17 perguruan tinggi negeri di Indonesia masuk ke dalam kategori “Badan Publik Cukup Informatif” berdasarkan monitoring dan evaluasi (monev) yang telah dilakukan Komisi Informasi (KI) Pusat. Kualifikasi nilai pada kategori ini berada pada rentang 60 hingga 79,9.

Ketua KI Pusat Gede Narayana mengatakan, sebanyak 460 Badan Publik dilakukan monev pada tahun ini. Monev dilakukan dengan mengirimkan kuesioner yang harus diisi oleh partisipan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 289 Badan Publik mengembalikan berkas kuesioner.

Ada 2 indikator monev utama dalam kuesioner yang dikirimkan KI Pusat, yaitu: pengembangan situs (website) yang terkait dengan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dan pengumuman informasi publik, sehingga informasi publik dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh masyarakat.

“Selanjutnya, terhadap Badan Publik yang berpartisipasi dengan mengembalikan kuesioner, kami menambahkan penilaian terhadap indikator Pelayanan Informasi Publik dan Penyediaan Informasi Publik yang kemudian dilanjutkan dengan tahapan Presentasi Badan Publik untuk menilai terhadap komitmen, koordinasi, dan inovasi dalam implementasi Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Gede.

Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Aulia Iskandarsyah, M.Psi., M.Sc., PhD, mengatakan, perolehan predikat “Cukup Informatif” ini akan menjadi dasar bagi Unpad untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Secara prinsip, tujuan dari Keterbukaan Informasi Publik adalah untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik secara baik melalui penyediaan informasi yang memadai dan berkualitas.

“Ke depan akan dikembangkan metode yang inovatif, misalnya mobile apps untuk pelayanan informasi, serta peningkatan kualitas sumber daya pengelola informasi di Unpad,” kata Aulia.

Dalam penyampaian laporan monev Keterbukaan dan Informasi Publik, Institut Pertanian Bogor masuk kategori PTN berkualifikasi “Informatif”. Sementara 7 PTN lain masuk kepada kategori “Badan Publik Menuju Informatif”.

Laporan oleh Arief Maulana