Unpad Terima Penghargaan “International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2018”

[unpad.ac.id, 4/12/2018] Universitas Padjadjaran kembali menerima penghargaan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2018 untuk kategori researcher & academician untuk ketiga kalinya. Penghargaan ini telah diterima Unpad berturut-turut sejak 2016.

Ketua Pusat Inkubasi Bisnis/Oorange Universitas Padjadjaran Diana Sari, M.MGT., PhD, (kedua dari kiri) menerima penghargaan International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Presidential Award 2018 untuk kategori researcher & academician dalam acara “Gebyar UKM Indonesia 2018” yang digelar ICSB Indonesia dan MarkPlus, Inc., di Gedung Bakorwil Purwakarta, Kamis (29/11) lalu.*

Penghargaan diterima secara resmi oleh Ketua Pusat Inkubasi Bisnis/Oorange Unpad Diana Sari, M.MGT., PhD, dalam acara “Gebyar UKM Indonesia 2018” yang digelar ICSB Indonesia dan MarkPlus, Inc., di Gedung Bakorwil Purwakarta, Kamis (29/11) lalu.

Saat diwawancarai Humas Unpad, Diana menjelaskan, penghargaan ICSB Indonesia Presidential Award 2018 diterima Unpad atas penilaian sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen dan aktif memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, berbagai penelitian terkait kewirausahaan juga aktif dilakukan Unpad.

“Kita dinilai serius dalam keberpihakan terhadap UMKM,” ujar Diana.

Komitmen Unpad terhadap pengembangan UMKM terlihat dari adanya didirikan pusat inkubasi bisnis yang bertujuan membina UMKM, melakukan inkubasi, memberi akses pendanaan, serta berupaya membangun sinergi yang kuat antara inventor dan UMKM.

Atas upaya ini, ICSB selaku organisasi nonprofit internasional yang bergerak dalam pengembangan sektor bisnis kecil, memandang Unpad sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen dalam mengembangkan UMKM.

Jadikan Kurikulum

Penghargaan yang telah diterima selama tiga kali ini semakin mendorong Unpad untuk lebih serius di bidang penguatan kewirausahaan. Diana mengatakan, penguatan kewirausahaan juga akan terintegrasi dengan proses akademik.

Saat ini, aspek kewirausahaan telah terintegrasi dalam mata kuliah Olahraga, Kesenian, dan Kewirausahaan (OKK) bagi mahasiswa baru. Materi kewirausahaan akan diberikan kepada mahasiswa dalam empat kali pertemuan.

Selain itu, ke depan, Unpad juga akan mengembangkan kurikulum tunggal kewirausahaan. Diana menjelaskan, selama ini pengajaran kewirausahaan telah dilakukan di beberapa fakultas. Dengan adanya kurikulum tunggal ini, kewirausahaan akan diajarkan di seluruh fakultas yang ada di Unpad.

“Ini menunjukkan perhatian universitas terhadap kewirausahaan sangat besar,” kata Diana.*

Laporan oleh Arief Maulana