Resmi Diluncurkan, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Akan Mengelola Ujian Tulis Berbasis Komputer

[unpad.ac.id, 6/1/2019] Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Prof. Mohamad Nasir resmi meluncurkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dalam acara rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenristekdikti 2019 di Gedung Profesor Soedarto, Universitas Diponegoro, Semarang (4/1).

Logo Unpad.*

LTMPT merupakan lembaga mandiri penyelenggara ujian masuk perguruan tinggi negeri yang berfokus mengembangkan instrumen tes masuk perguruan tinggi. Lembaga ini merupakan inisiasi dari Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MPRTNI).

“Hal ini merupakan terobosan yang luar biasa yang telah dilakukan MRPTNI setelah melalui berbagai kajian. Kami berharap dengan sistem ini seluruh siswa SMA/SMK/MAN di Indonesia dapat memiliki kesempatan yang sama masuk perguruan tinggi terbaik, tidak melulu siswa dari sekolah dengan fasilitas yang baik dan lengkap,” terang Prof. Nasir sebagaimana dikutip dalam siaran pers yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Ketua MRPTNI Prof. Kadarsah Suryadi menjelaskan, LTMPT bertujuan melaksanakan ujian yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel. Selain itu, lembaga ini bertujuan membantu perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa yang diharapkan mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi.

Tugas utama lembaga ini adalah mengelola dan mengolah data calon mahasiswa untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN, melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), serta menyampaikan hasil UTBK kepada peserta dan PTN tujuan. (baca juga: SBMPTN 2019 Hanya Terapkan Ujian Tulis Berbasis Komputer)

Terkait UTBK, Prof. Kadarsah masyarakat mendapatkan keuntungan dengan adanya LTMPT selaku penyelenggara tunggal UTBK. UTBK mengurangi kesalahan pengisian identitas, kode soal dan pengisian lembar jawaban dan dapat dilaksanakan di 74 lokasi pusat layanan UTBK PTN. Hasil UTBK juga diserahkan kepada setiap peserta maksimal 10 hari setelah pelaksanaan ujian.

“Setiap peserta (UTBK) juga dapat mengikuti tes maksimal 2 kali,” jelasnya.

Ketua LTMPT Prof. Ravik Karsidi menyebutkan, dengan diresmikannya LTMPT secara otomatis laman LTMPT sudah bisa diakses masyarakat luas untuk memperoleh informasi lengkap mengenai kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN 2019.

Masyarakat juga diimbau untuk memperhatikan tanggal-tanggal penting seputar SNMPTN dan SBMPTN. Untuk SNMPTN, langkah awal yang dilakukan adalah mengisi dan memverifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah dan siswa mulai 4 – 25 Januari 2019. (baca juga: Pengisian Pangkalan Data Siswa dan Sekolah Mulai Dibuka pada 4 Januari)

Selanjutnya, pendaftaran SNMPTN dimulai pada 4 hingga 14 Februari 2019. Pengumuman hasil SNMPTN sendiri dilakukan pada 23 Maret 2019.

Pendaftaran UTBK dibuka pada 1 Maret hingga 1 April 2019. Pelaksanaan UTBK dilakukan pada 13 April hingga 26 Mei 2019. Selanjutnya, pengumuman hasil UTBK dibuka pada 23 April hingga 2 Juni 2019.

Peserta boleh mengikuti UTBK maksimal 2 kali dengan ketentuan sebagai berikut: mengikuti UTBK satu kali untuk kelompok Saintek selanjutnya UTBK satu kali untuk kelompok Soshum dan sebaliknya, atau dua kali untuk kelompok Saintek/Soshum.

Hasil UTBK akan menjadi salah satu syarat mengikuti SBMPTN. Hasil SBMPTN bisa berdasarkan hasil UTBK saja atau hasil UTBK dan kriteria lain yang ditentukan bersama oleh PTN. Pendaftaran SBMPTN sendiri dibuka pada 10 – 24 Juni 2019. Sementara pengumuman SBMPTN dibuka pada 9 Juli 2019 mendatang.

Informasi resmi LTMPT dapat dilihat pada laman http://www.ltmpt.ac.id atau dapat menghubungi Sekretariat LTMPT di Gedung BPPT Lantai 23 Jalan MH. Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Telp. (021) 3101041; Faks. (021) 3104042 atau call center : 0804 1 450 450 dan HelpDesk : http://halo.ltmpt.ac.id.*

Rilis/am