Dua Mahasiswa Unpad Ikuti International Leaders Model United Nations di Bangkok

[unpad.ac.id, 11/2/2019] Dua mahasiswa Universitas Padjadjaran berpartisipasi dalam program simulasi sidang PBB bertajuk“International Leaders Model United Nations 2019” (ILMUN) yang digelar di Bangkok, Thailand, 3 Januari hingga 2 Februari lalu.

Dua mahasiswa Universitas Padjadjaran, Maulana Mahendra (Ilmu Komunikasi) dan Muhammad Imam Fauzan (Hubungan Internasional) berpartisipasi dalam program simulasi sidang PBB bertajuk“International Leaders Model United Nations 2019” (ILMUN) yang digelar di Bangkok, Thailand, 3 Januari hingga 2 Februari lalu.*

Dua mahasiswa tersebut yaitu Maulana Mahendra (Ilmu Komunikasi) dan Muhammad Imam Fauzan (Hubungan Internasional). Keduanya mengikuti berbagai simulasi sidang PBB dan mewakili dewan tertentu. Maulana mewakili dewan World Trade Organization (WTO), sedangkan Imam menjadi delegasi untuk dewan United Nations Human Right Council (UNHRC). Imam pun berhasil mendapatkan penghargaan “The Most Outstanding Delegate” pada dewan yang diikutinya.

Program ILMUN merupakan ajang pertama yang digelar Youth Center to Act for Nations untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang penyelesaian isu-isu internasional serta bagaimana sidang PBB dijalankan. Ajang ini diikuti oleh sekira 200 peserta dari berbagai negara di dunia.

Maulana sendiri berharap, dengan keikutsertaannya di ILMUN dapat melatih kemampuan retorika dan berpikir kritis. Selain itu, diharapkan dapat mempeluas jaringan relasi.

““Semoga bisa jadi motivasi untuk bisa mengembangkan kemampuan diri, dan menjadi manusia yang lebih bermanfaat,” ujar Maulana dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Program ILMUN sendiri menghadirkan sesi seminar mengenai sistem pendidikan dunia. Salah satu pembicara seminar tersebut adalah figur publik asal Indonesia Tasya Kamila.*

Rilis/am