Terbanyak se-Indonesia, Lima Proposal Unpad Lolos Pendanaan Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi Kemenristekdikti 2019

[unpad.ac.id, 11/2/2019] Sebanyak lima proposal dari Universitas Padjadjaran lolos seleksi program pendanaan Calon Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (CPPBT) Kemenristekdikti untuk tahun 2019. Jumlah tersebut menjadi paling banyak di antara perguruan tinggi penerima hibah CPPBT lain di Indonesia.

Logo Unpad.*

Ketua Pusat Inkubator Bisnis/Oorange Unpad Diana Sari, PhD mengatakan, capaian tersebut tidak lepas dari upaya yang dilakukan universitas melalui Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi dan difasilitasi Oorange.

“Dengan sosialisasi yang baik, kita bisa meng-encourage orang-orang untuk bisa mendaftar dan menunjukkan bahwa hasil peneliian Unpad banyak yang bisa dikomersialisasikan,” kata Diana saat dihubungi via telepon, Senin (11/2).

Diana menjelaskan, banyak sivitas akademika yang tertarik untuk mengajukan proposal setelah program ini disosialisasikan oleh Oorange. Pihaknya kemudian menjaring proposal yang masuk untuk kemudian dilakukan pendampingan intensif dengan dibantu  Michelle Azista pemenang CPPBT 2017, Dr. Dwi Purnomo dari FTIP, dan Dr. M. Taufik dari FMIPA.

Di pengujung 2018, Oorange menggelar bootcamp kepada calon pelamar CPPBT. Lewat kegiatan ini, peserta diberikan pendampingan terkait bagaimana menyusun proposal yang benar serta berbagai hal yang perlu ditekankan. Kegiatan ini juga menghadirkan penerima hibah CPPBT sebelumnya untuk berbagi pengalaman bagaimana memperoleh hibah tersebut.

Selanjutnya, peserta CPPBT yang lolos akan dilakukan pembahasan dan penelaahan tentang rencana luaran, rencana kegiatan, rencana anggaran biaya (RAB) oleh Kemenristekdikti dalam acara Workshop yang akan digelar di Jakarta, Selasa (12/2) dan Rabu (13/2) mendatang.

Adapun lima proposal CPPBT Unpad yang lolos tersebut adalah sebagai berikut:

1. Dried Mango Rasa Segar dengan penanggung jawab Prof. Dr. Yosini Deliana, M.S., (Fakultas Pertanian);

2. Frizz: Pasta Gigi untuk Mencegah Karies Dini Berbasis Nanokomposit Material dengan penanggung jawab drg. Arief Cahyanto, PhD (Fakultas Kedokteran Gigi);

3. Layanan Pengelolaan Koloni Lebah Madu Pintar dengan penanggung jawab Dr. Dwi Purnomo, M.T., (Fakultas Teknologi Industri Pertanian);

4. Nursbox: Aplikasi Dokumentasi Asuhan Keperawatan Terpadu di Puskesmas dengan penanggung jawab Neti Juniarti, M.Kes., M.Nurs., PhD (Fakultas Keperawatan), dan

5. Produksi Minuman Teh Bunga “SCOBY-TEA” Berkhasiat Kesehatan dengan penanggung jawab Annisa Abdiwijaya Qaromah, S.Si (FMIPA).*

Laporan oleh Arief Maulana