Termotivasi Berprestasi, Regita Anggia Jadi Wisudawan Terbaik pada Wisuda Gelombang II Unpad 2018/2019

[unpad.ac.id, 7/2/2019] Regita Anggia dari Fakultas Ilmu Komunikasi terpilih sebagai wisudawan terbaik Program Sarjana pada Wisuda Gelombang II Tahun Akademik 2018/2019. Regita lulus Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 4,00.

Regita Anggia. (Foto: Tedi Yusup)*

Regita diwisuda pada pelaksanaan wisuda sesi II di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu (6/2) kemarin. Perempuan kelahiran 9 November 1998 ini lulus pada Januari lalu.

Ditemui di Ruang Kantor Komunikasi Publik Unpad, Rabu (6/2), Regita mengungkapkan bahwa sejak awal masuk kuliah, ia memang sudah termotivasi untuk meraih IPK 4,00 karena mendengar kisah seniornya yang berhasil lulus dengan IPK tersebut.

Menurut Regita, meski bukan tipe mahasiswa kutu buku, ia selalu berusaha mengupayakan yang terbaik di setiap mata kuliah. Di awal kuliah, ia mengaku sempat merasa berat karena belum terbiasa membaca banyak buku dan memahami banyak teori.

“Kalau di kelas, saya tidak bisa tidak menulis, apapun itu, yang di papan tulis, presentasi dosen, atau yang diucapkan dosen. Setiap minggu juga mengusahakan selalu ada catatan ulang mata kuliah apa pun yang dirasa ada bagian yang tidak dimengerti,” ungkap Regita.

Regita sendiri berprinsip apabila seseorang sudah memiliki tujuan tertentu, akan dapat dicapai jika benar-benar ditekuni. Jangan pesimis hanya karena ada orang yang berkata “tidak bisa”.

“Saya yakin setiap orang punya lampauan batas diri sendiri. Apa pun itu, kita pasti bisa lakuin asal memang ada tujuannya. Jika sudah punya tujuan, kalau ditekuni, pasti bisa,” ujar Regita.

Selama kuliah, Regita juga aktif mengikuti kompetisi dan meraih sejumlah prestasi. Prestasi yang pernah diraih di antaranya juara III pada kompetisi penulisan esai yang digelar Telkom University tahun 2017 dan  Juara III Penelitian Kawula Muda yang digelar Universitas Gadjah Mada tahun 2018.

Setelah lulus Sarjana, Regita berkeinginan untuk melanjutkan studi khususnya terkait komunikasi politik. Ia pun berencana untuk aktif sebagai peneliti. Ini didasarkan, aktivitas riset merupakan hal menarik baginya. Riset yang dilakukan pun diharapkan akan menjadi masukan untuk berbagai pihak.

“Ke depannya saya ingin terus meneliti, karena amat sangat senang penelitian, lalu ingin lebih baik juga, dan ingin melampaui batas,” harapnya.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am