Unpad Bagi Pengalaman Mengelola Kampus dengan Konsep Keberlanjutan

[unpad.ac.id, 14/3/209] Universitas Padjadjaran dipercaya menjadi salah satu pendukung acara “National Workshop on Environmental Sustainability 2019” di Bandung, bekerja sama dengan UI Greenmetric dan Telkom University. Pelaksanaan workshop dilaksanakan selama dua hari, yaitu di kampus Telkom University pada Rabu (13/3) dan di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor pada Kamis (14/3).

Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Dr. Sigid Suseno, S.H., M.Hum., bersama Kepala Kantor Pengelolaan Lingkungan Unpad Dr. Teguh Husodo, M.Si., saat mempresentasikan mengenai pengelolaan lingkungan kampus secara berkelanjutan dalam acara “National Workshop on Environmental Sustainability 2019” yang digelar di Bale Rucita Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor, Kamis (14/3). (Foto: Arief Maulana)*

Kepada para peserta, Unpad mempresentasikan mengenai pengelolaan lingkungan kampus yang sudah dilakukan. Adapun tema yang diangkat pada acara tersebut adalah “Raising the Participation of Higher Education on Nurturing the Environment Through Sustainability Office”.

“Bagi Unpad sebetulnya bicara lingkungan itu sudah menjadi darah daging. Karena Pola Ilmiah Pokok Unpad itu Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional,” ujar Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Dr. Sigid Suseno, SH., M.Hum.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Sigid memaparkan menegenai arsitektur tata kelola Unpad menuju konsep kantor keberlanjutan (sutainability office). Ia menjelaskan, fokus keberlanjutan di Unpad di antaranya terkait tata kelola dan infrastruktur, pengelolaan energi, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan, dan penelitian.

Sustainability harus menjadi kata kunci yang menjadi karakter dalam kebijakan yang kita buat,” ujar Dr. Sigid.

Dr. Sigid menyebutkan, Unpad pun telah membentuk unit khusus yang bertugas mengelola kampus keberlanjutan, yaitu Kantor Pengelolaan Lingkungan yang berada di bawah Direktorat Sarana dan Prasarana.

Beberapa kebijakan strategis Unpad dalam hal pengelolaan lingkungan di antaranya terkait pembangunan infrasturktur dengan konsep keberlanjutan, pengelolaan sampah di lingkungan kampus, pengelolaan sumber air tanah, pengurangan jumlah kendaraan pribadi di lingkungan kampus, hingga pengurangan penggunaan kertas dan plastik.

Diungkapkan Dr. Sigid, aplikasi e-office pada Sistem Informasi Administrasi Terpadu (SIAT) telah terbukti meningkatkan efisiensi, terutama dalam hal mengurangi penggunaan kertas di lingkungan Unpad.

Sementara itu, Kepala Kantor Pengelolaan Lingkungan Unpad Dr. Teguh Husodo, M.Si., memaparkan mengenai  environmental management system to sustainability office. Ia pun menjelaskan beberapa program Unpad dikaitkan dengan indikator UI Greenmetrics.

Selain diberikan pemaparan, para peserta workshop yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu juga diajak untuk berkeliling kampus Unpad Jatinangor untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan lingkungan yang dilakukan Unpad.

Ditemui di sela acara, Dr. Teguh mengungkapkan, dengan dipercaya menjadi penyelenggara acara tersebut menunjukan bahwa Unpad telah dianggap sebagai salah satu perguruan tinggi yang memiliki manajemen pengelolaan lingkungan kampus yang baik.

Tahun lalu, Unpad berada pada peringkat sembilan pemeringkatan UI Greenmetrics. Pada penilaian tersebut, Unpad termasuk yang terbaik dalam indikator pengelolaan konservasi air.

“Harapannya dengan Unpad berbagi pengalaman dalam melakukan pengelolaan lingkungan kampus tidak hanya untuk evaluasi diri Unpad supaya pengelolaan lingkungan kampus lebih baik ke depan, tetapi juga bisa menjadi role model untuk perguruan tinggi lain yang masih belum terlalu siap untuk melakukan pengelolaan lingkungan kampusnya,” harap Dr. Sigid.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am