Aktif dalam Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, Unpad Terima Penghargaan dari Pemprov Jabar

[unpad.ac.id, 24/4/2019] Universitas Padjadjaran menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai perguruan tinggi teraktif dalam menyerahkan karya cetak dan karya rekam kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat.

Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Unpad Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., (kedua dari kanan) menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara “Festival Literasi 2019” yang digelar dalam rangka menyambut Hari Buku Sedunia dan Hari Kartini di Halaman Gedung Sate, Bandung, Sabtu (20/4).

Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil kepada Wakil Rektor Bidang Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Korporasi Akademik Unpad Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., dalam acara “Festival Literasi 2019” yang digelar dalam rangka menyambut Hari Buku Sedunia dan Hari Kartini di Halaman Gedung Sate, Bandung, Sabtu (20/4).

Dr. Keri menjelaskan, upaya aktif Unpad dalam menyerahkan karya cetak dan karya rekam kepada Dispusipda selaras dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam.

Karya cetak dan karya rekam yang diserahkan meliputi berbagai karya intelektual yang diterbitkan dalam bentuk cetak, audio, dan audio visual. Tujuan dari aktivitas serah simpan kepada Dispusipda merupakan bentuk pelestarian, penyelamatan karya dari ancaman alam maupun manusia, hingga upaya mewujudkan koleksi nasional.

Dengan adanya penghargaan ini, Dr. Keri mendorong agar proses serah simpan karya cetak dan karya rekam dapat terus digalakkan. “Ini untuk mengabadikan dari apa yang sudah dilakukan yang menjadi rekam jejak sejarah Unpad,” kata Dr. Keri.

Ia melanjutkan, karya cetak dan karya rekam ini menjadi bukti bahwa Unpad sudah melaksanakan berbagai program strategisnya.

Ke depan, kata Dr. Keri, Unpad harus lebih aktif memberikan informasi yang konstruktif kepda masyarakat. Untuk itu, selain karya yang berbasis ilmiah, Unpad juga akan bergerak kepada karya cetak dan karya rekam ilmiah populer kepada masyarakat mengenai apa yang sudah dilakukan selama ini.

“Ini jadi motivasi bagi kita untuk membangun penjenamaan (brand) Unpad yang lebih baik,” pungkasnya.*

Laporan oleh Arief Maulana