Unpad Hadirkan Sejumlah Produk Penelitian di “Indonesia Science Day 2019”

[unpad.ac.id, 30/4/2019] Universitas Padjadjaran kembali berpartispasi dalam pameran “Indonesia Science Day” (ISD) 2019 yang digelar PP Iptek Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 25 – 28 April lalu.

Sejumlah pelajar mencoba aplikasi “Mobile-Assisted Virtual Reality (MAVR) Hutan Malam”  karya sivitas akademika Unpad dalam pameran “Indonesia Science Day” (ISD) 2019 yang digelar PP Iptek Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, 25 – 28 April lalu. (Foto: Dany Firmansyah K., untuk Kantor Komunikasi Publik Unpad)*

Pada pameran tersebut, stan Unpad mengangkat tema “4.0 Readiness with Unpad through Science and Research”. Sejumlah produk penelitian sivitas akademika Unpad ditampilkan pada pameran tersebut, di antaranya, aplikasi “Mobile-Assisted Virtual Reality (MAVR) Hutan Malam” dan produk “Realitas Tertambah atau Augmented Reality (AR) Ragam Budaya Adat Indonesia”.

Aplikasi “MAVR Hutan Malam” merupakan perangkat untuk terapi ketakutan terhadap gelap. Pembuatan aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara program studi Psikologi dan Teknik Informatika.

Sementara AR budaya ini menampilkan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia dalam bentuk produk realitas tertambah. Produk ini merupakan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Informatika Unpad, Syafira Predeisyanti.

Selain dua produk tersebut, Unpad juga menampilkan dua produk penelitian yang nanoteknologi, yaitu “Probiotik Heriyaki Powder” sebagai solusi untuk penggemukan sapi dan domba dan “Frizz” atau produk pasta gigi anak pertama di Indonesia dengan berbahan dasar Nanohidroksiapatit. Produk ini terbukti 40% lebih efektif sebagai anti karies dan meningkatkan remineralisasi gigi.

Sekira 5.604 pengunjung memadati pameran ISD 2019. Antusiasme pengunjung juga terlihat di stan Unpad. Banyak peserta, mulai dari kanak-kanak hingga dewasa, mencoba aplikasi MAVR Hutan Malam.

Ada yang menarik dalam ajang ISD 2019, yaitu dihadirkannya sejumlah profesor untuk mengajar kanak-kanak melalui program “KIDS University”. Guru besar Fakultas Pertanian Unpad Prof. Dr. Tualar Simarmata, Ir., M.S., ikut serta menjadi salah satu pengajarnya.

Di hadapan kanak-kanak, Prof. Tualar mengajar terkait bidang pertanian. Ia menjelaskan tentang proses tumbuh kembang padi. Tidak hanya itu, Prof. Tualar juga mengajak peserta melakukan simulasi menanam 11 varietas padi pada wahana Eco Garden.

“Ini merupakan yang pertama di Indonesia, profesor mengajar kanak-kanak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Se-Jabodetabek,” ujar Direktur PP Iptek, Ir. Mochammad Syahrial Annas, M.M.*

Rilis: Safa Annisaa/am