Fakultas Farmasi Unpad Ikut Serta dalam Konsorsium GITA Project di Eropa

[unpad.ac.id, 2/7/2019] Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran menerima kunjungan peneliti dari University of Gloucestershire, Inggris, Senin (1/7). Kunjungan dilakukan dalam rangka pembahasan mengenai Growing Indonesia: a Triangle Approach Project (GITA Project).

Suasana pertemuan dua akademisi dari University of Gloucestershire, Inggris, dengan sejumlah dosen di Fakultas Farmasi Unpad, Senin (2/7). Kunjungan dilakukan sebagai implementasi dari konsorsium Growing Indonesia: a Triangle Approach Project (GITA Project).*

Dua peneliti UoG, Prof. Neils Towers dan Nadine Sulkowski, diterima secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sumber Daya Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, dr., SpM(K), M.Kes., PhD, Dekan Fakultas Farmasi Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt., Manajer Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi Nasrul Wathoni, Ph.D., Apt., dan Dosen Fakultas Farmasi Angga Prawira Kautsar, S.Si., MARS, Apt., di ruang rapat Rektor Gedung Rektorat Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung.

Proyek GITA merupakan kerja sama internasional untuk pengembangan kapasitas yang didanai oleh lembaga Erasmus+. Proyek ini berupa konsorsium yang terdiri dari 4 perguruan tinggi di Eropa, antara lain UoG, Dublin Institute of Technology di Irlandia, Fachhochschule des Mittelstandes di Jerman dan University of Innsbruck di Austria.

Di Indonesia, konsorsium ini beranggotakan 7 perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Unpad, Universitas Islam Indonesia, Universitas Ahmad Dahlan, President University, Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, dan STIE Malangkucecwara.

Salah satu tujuan proyek ini adalah membangun Growth Hub, yaitu fasilitas inkubasi untuk mengembangkan ide-ide bisnis melalui pendekatan triangular yang meliputi kolaborasi universitas-bisnis, kurikulum entrepreneur dan pembentukan enterprise.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Neil dan Nadine berdiskusi mengenai GITA Project dan pengaruhnya terhadap kurikulum. Selain itu, pengembangan growth hub akan membantu memfasilitas mahasiswa dan pemangku kepentingan dalam menciptakan bisnis.

Selain ke kampus Unpad, kunjungan juga dilakukan ke Apotek Pendidikan yang terletak di Jln. Ir. H Djuanda No. 248, Bandung. Selanjutnya, digelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan, manajer, dan dosen di lingkungan Growth Hub Fakultas Farmasi Unpad. Akademisi dari Uog juga bertemu dengan mahasiswa Fakultas Farmasi yang telah berhasil menciptakan produk dari ide bisnis mereka.

Produk yang ditampilkan adalah Halo Apoteker Indonesia (HAI), yaitu content creator yang memberikan informasi kompleks dalam lingkup farmasi dengan tampilan menarik dan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat luas, dan “Kelesin” permen sehat berbahan iles-iles. Selain produk diatas, ide-ide bisnis dari mahasiswa Fakultas Farmasi juga ditayangkan.

“Saya sangat antusias dan bersemangat untuk dapat melihat ide-ide bisnis ini dan berharap bahwa Growth Hub yang dibangun dapat membantu bisnis-bisnis ini berkembang di tahun yang akan datang,” ujar Prof. Neil Towers yang juga menjabat sebagai pemimpin dari GITA Project.*

Rilis/am