Mahasiswa dari 13 Negara Ikuti Summer Program di Unpad

[unpad.ac.id, 11/7/2019] Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Padjadjaran  Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE. membuka secara resmi “Unpad Summer Program 2019” di Bale Rucita Unpad Jatinangor, Kamis (11/7). Unpad Summer Program diselenggarakan mulai hari ini hingga 23 Juli 2019 mendatang, diikuti oleh 53 peserta dari 13 negara.

Pelaksana Tugas Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., menyambut secara simbolis mahasiswa asing dari 12 negara untuk mengikuti kegiatan “Summer Program” di Unpad yang digelar mulai Kamis (11/7) hingga 23 Juli mendatang. (Foto: Tedi Yusup)*

“Semoga kalian dapat menikmati acara ini dengan baik,” ujar Prof. Rina.

Prof. Rina pun berharap melalui acara ini para peserta dapat lebih mengenal Unpad. Selain itu, pemahaman peserta mengenai Indonesia pun akan lebih baik khususnya mengenai berbagai daerah yang akan dikunjungi.

Kepala Kantor Internasional Unpad dr. Ronny, M.Kes., Ph.D., AIFO mengatakan bahwa selama kegiatan, para peserta akan belajar berbagai hal. Selain Jatinangor dan Bandung, peserta juga akan mengunjungi sejumlah lokasi di Pangandaran, Kebumen, dan Kampung Adat Cireundeu di Cimahi Utara.

Tahun ini merupakan kali ketiga Unpad Summer Program dilaksanakan. Adapun tema acara yang diangkat tahun ini adalah “Empowering Integrated Culture and Art for Tourism via Digital Economy 4.0”.

Melalui tema tersebut, Unpad Summer Program ingin mengajak peserta untuk melihat langsung perkembangan kebudayaan, kesenian, dan pariwisata di masyarakat, dikaitkan dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Unpad Summer Program ini membawa mereka untuk melihat secara real permasalahan-permasalahan yang ada, atau mungkin timbul di daerah yang dikunjungi,” ujar Ronny.

Dengan langsung terjun ke masyarakat, peserta pun diharapkan dapat mempelajari dan memberikan gagasan melalui perspektif mereka masing-masing untuk pengembangan masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya serta merta hanya kegiatan kunjungan dan kegiatan turis biasa. Tetapi mereka datang kesana dan digabungkan dengan agenda kegiatan kesenian lokal yang ada di daerah tersebut dan juga bekerja sama dengan Pemda,” ungkap Ronny.

Berbagai kegiatan yang akan diikuti peserta diantaranya terlibat dalam festival layang-layang internasional di Pangandaran , berkunjung ke sejumlah unit usaha lokal, melakukan pertukaran budaya, dan terlibat dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah.

Melaui kegiatan ini, Ronny pun berharap Unpad dapat mengangkat kearifan lokal Indonesia ke dunia internasional. Selain itu kegiatan ini pun dapat meningkatkan jumlah mahasiswa asing yang datang ke Unpad, serta dapat memperluas jejaring Unpad di dunia internasional.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am