Menteri ESDM: Pemerintah Berkomitmen Wujudkan Energi Berkeadilan

[unpad.ac.id, 11/9/2019] Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Ignasius Jonan memberikan orasi ilmiah dengan tema “energi berkadilan” dalam acara peringatan Dies Natalis ke-62 Universitas Padjadjaran yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (11/9).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Ignasius Jonan memberikan orasi ilmiah dengan tema “energi berkadilan” dalam acara peringatan Dies Natalis ke-62 Universitas Padjadjaran yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (11/9). (Foto: Arief Maulana)*

Dalam orasinya, Jonan memaparkan tentang tantangan dan upaya terkait bagaimana energi, terutama air dan kelistrikan, dapat memberikan kesejahteraan kepada semua masyarakat Indonesia.

“Untuk kami Kementerian ESDM, kompetensi yang dipunya itu bisa diterapkan untuk kesejahteraan yang lain, untuk kesejahteraan bersama,” ujar Jonan.

Upaya untuk mewujudkan slogan energi berkelanjutan merupakan implementasi dari sila ke-5 Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Implementasi ini diterapkan di seluruh kegiatan pelayanan dan kegiatan pembangunan Kementerian ESDM.

Terkait sektor kelistrikan, Jonan menjelaskan bahwa pemerintah mengharapkan pelayanan kelistrikan itu dapat dirasakan oleh seluruh Warga Negara Indonesia.

“Pemerintah ingin tambahan pembangkit listrik 35.000 MW itu spiritnya bukan untuk membangun pembangkit tenaga listrik, spiritnya adalah untuk melayani seluruh warga negara atau seluruh masyarakat yang hidup di Indonesia dari Sabang sampai Merauke, itu ada layanan penerangan dan layanan kelistrikkan,” jelas Jonan

Selain itu, ia juga menerangkan bahwa salah satu tantangan besar yang dihadapi sekarang adalah kesulitan masyarakat Indonesia mendapatkan air bersih. “Kira-kira 17% dari masyarakat kita itu yang tidak mudah memperoleh akses air bersih dengan harga yang terjangkau,” jelas Jonan.*

Laporan oleh Fitri Fairuza/am