Unpad Bersyukur, Refleksi Unpad Atas Berbagai Capaian di Usia 62 Tahun

[unpad.ac.id, 10/9/2019] Menyambut Dies Natalis ke-62, Universitas Padjadjaran menggelar acara “Unpad Bersyukur” yang digelar di Masjid Raya Unpad dan Stadion Jati Padjadjaran kampus Unpad, Jatinangor, Selasa (10/9) malam.

Emha Ainun Najib atau Cak Nun menyampaikan refleksi dalam acara “Unpad Bersyukur” memperingati Dies Natalis ke-62 Unpad di Stadion Jati Padjadjaran kampus Unpad, Jatinangor, Selasa (10/9) malam. (Foto: Arief Maulana)*

Pelaksana Tugas Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., mengatakan, acara ini merupakan salah satu ungkapan syukur atas berbagai capaian yang diperoleh Unpad selama 62 tahun. Meski telah banyak kemajuan yang dilakukan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi Unpad di masa datang.

“Karena tantangannya banyak, tentu kita ingin merefleksikan diri kita masing-masing, apa kiranya yang belum dilakukan sehingga bisa kita lakukan lebih baik,” kata Prof. Rina.

Secara istimewa, acara “Unpad Bersyukur” ini menghadirkan tokoh intelektual Islam Emha Ainun Najib atau yang kerap disapa “Cak Nun”. Bersama kelompok Kiai Kanjeng, Cak Nun menyampaikan sinau berupa refleksi arti syukur di hadapan pimpinan, sivitas akademika, tenaga kependidikan, maupun masyarakat umum.

Menurut Cak Nun, kita (manusia) tertuntut secara psikologis untuk selalu merasa bersyukur atas berbagai pengalaman dan peristiwa yang dialami. “Kita akan tidak pernah mendapatkan atau terkurangi apa pun dari diri kita tanpa rasa bersyukur,” ujar Cak Nun.

Ia pun mengapresiasi gelaran acara “Unpad Bersyukur” tersebut. Menurutnya, acara tersebut memiliki situasi rububiyah atau penuh kasih sayang.

“Saya menjumpai situasi malam ini penuh pengayoman yang berlandaskan kasih sayang dan cita-cita yang mulia ke depannya, dari usia 62 tahun sampai kelak berapa ratus tahun akan terus hidup Unpad ini,” kata Cak Nun.

Acara juga diisi dengan pembacaan Surah Arrahman bersama-sama dan penampilan dari kelompok Barzanji Unpad.*

Laporan oleh Arief Maulana