Usaha Rintisan Mahasiswa FTG Unpad Raih Juara II di Ajang Deureuham 2019

[unpad.ac.id, 3/9/2019] Mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Aditya Pratama meraih Juara II Subsektor Teknologi pada “Deureuham 2019: Islamic Creative Economy Competition” yang digelar BNI Syariah dan Badan Ekonomi Kreatif. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu (1/9).

Mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran Aditya Pratama meraih Juara II Subsektor Teknologi pada “Deureuham 2019: Islamic Creative Economy Competition” yang digelar BNI Syariah dan Badan Ekonomi Kreatif. Pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Minggu (1/9). (Foto: Arief Maulana)*

Sebelumnya, para peserta telah melalui serangkaian kompetisi, mulai dari seleksi administrasi, penjurian regional, hingga terpilih 30 finalis untuk mengikuti bootcamp di Bandung. Di akhir kegiatan, terpilih 8 pemenang dari 4 subsektor yang dilombakan. Empat subsektor tersebut meliputi kriya, jasa kreasi digital, kuliner, dan teknologi.

“Alhamdulillah, saya meraih juara kedua dari  kategori teknologi,” ujar Aditya saat ditemui di ruang Kantor Komunikasi Publik Unpad, Senin (2/9).

Aditya berhasil menjadi salah satu pemenang dengan perusahaan rintisan “Cerebrum” yang dimilikinya. Cerebrum sendiri merupakan bimbingan online secara gratis yang diperuntukan bagi siswa SMA dan mereka yang ingin mengikuti seleksi perguruan tinggi.

Menurut Aditya, saat ini setidaknya ada empat permasalahan pada bimbingan belajar konvensional. Pertama, kebanyakan bimbingan belajar harganya mahal. Kedua, bimbingan belajar konvensional sulit dijangkau bagi masyarakat desa.

Ketiga, ketika masyarakat desa tidak punya akses, ada kemungkinan masyarakat desa dan kota tidak memiliki kesempatan yang sama masuk perguruan tinggi negeri. Keempat, sudah terjadwalnya proses pembelajaran pada bimbingan konvensional sehingga menyulitkan bagi peserta yang ingin belajar di luar materi yang sedang diajarkan.

“Dari keempat permasalahan tadi, saya memberikan solusinya melalui Cerebrum ini,” ujar Aditya.

Sejak dirintis pada tahun 2018, Cerebrum sudah diikuti dan diapresiasi oleh ratusan ribu peserta. Diungkapkan Aditya, banyak peserta yang mengaku terbantu dengan adanya bimbel gratis ini. Para peserta dapat memperdalam materi pelajaran dimana saja dan kapan saja mereka inginkan. Belajar pun menjadi menyenangkan.

“Media belajar kita itu ada di website dan juga bisa diakses di aplikasi Cerebrum yang dapat diunduh di Playstore. Kita juga menyimpan semua video pembelajarannya ada di Youtube Cerebrum,” ungkap Aditya.

Selain bimbingan belajar gratis, Cerebrum pun menawarkan try out online berkualitas dengan harga yang sangat murah. Try out pun dapat dilakukan dimana saja.

“Di Cerebrum kita memang menekankan bimbel online gratis dan try out online nomor satu di Indonesia,” ujar Aditya.

Ke depannya, Aditya pun berharap Cerebrum akan lebih berkembang, bukan hanya bimbingan belajar gratis untuk pelajar SMA, tetapi media belajar gratis bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu fitur yang ingin dikembangan Cerebrum adalah media belajar mengaji dan menghafal Alquran.

Menjadi salah satu pemenang Deureuham 2019, Aditya berhak mendapatkan sejumlah dana untuk pengembangan Cerebrum. Selain mendapatkan hibah, Aditya pun mengapresiasi acara tersebut karena di sana ia mendapatkan banyak ilmu mengenai penelolaan bisnis dengan baik.*

Laporan oleh Artanti Hendriyana/am