Kolaborasi Riset Unpad dan University of Southampton Peroleh Hibah Riset dari Pemerintah Inggris

[unpad.ac.id, 21/10/2019] Tim peneliti multidisiplin dari Universitas Padjadjaran dan University of Southampton, Inggris, mendapatkan pendanaan riset kompetisi the Global Challenges Research Fund (GCRF) dari Pemerintah Inggris yang disalurkan melalui Engineering and Physical Sciences Research Council (EPSRC) pada tahun 2019.

Tim peneliti multidisiplin dari Universitas Padjadjaran dan University of Southampton, Inggris, bersama Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., Kamis (17/10).*

Hibah tersebut diberikan untuk proposal penelitian berjudul Designing a resilient relief supply network for natural disasters in West Java Indonesia using optimisation-via-simulation: Relief-OpS” dengan beranggotakan peneliti: Stephan Onggo, PhD (PI/School of Business, University of Southampton), Christine Currie, PhD (Co-I/Department of Mathematics, University of Southampton), Dr. Tomy Perdana (Co-I/Prodi Agribisnis, Faperta Universitas Padjadjaran), Diah Chaerani, PhD (Prodi Matematika, FMIPA Universitas Padjadjaran) dan Dr. Cipta Ednyana (Prodi Teknik Geologi, FTG Universitas Padjadjaran).

Selain itu, tim peneliti ini juga didukung oleh the Scientific Advisory Board, yakni : Professor Anna Nagurney (University of Massachusetts Amherst) Professor Loo Hay Lee (National University of Singapore) dan Professor Maria Paola Scaparra (University of Kent).

“Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan metode optimisasi melalui simulasi (optimization-via-simulation) dalam memecahkan suatu masalah  multiobjektif terpadu yang bersifat stokastik  pada sistem logistik pangan dalam manajemen resiko bencana alam,” ujar Dr. Tomy dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad.

Dr. Tomy menjelaskan, skema hibah GCRF EPSRC ini memiliki keunikan. Keunikan ini terlihat tuntutan luaran penelitian yang didanai harus menghasilkan kualitas akademik berupa publikasi pada jurnal internasional terkemuka di bidangnya. Hal ini sesuai dengan tema GCRF, yaitu Building capacity to tackle global development challenges through mathematical sciences research.

Peneliti ini juga harus memiliki manfaat terhadap masyarakat di negara berkembang. Seleksi skema hibah ini mengikutsertakan sejumlah panel ahli dari universitas serta praktisi pembangunan internasional.

Aktivitas penelitian Relief-OpS sendiri didukung penuh Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE. Dalam diskusi yang digelar bersama anggota tim peneliti Relief-OpS, Kamis (17/10), Rektor mengharapkan agar penelitian ini menjadi penelitian yang berdampak bagi pembangunan nasional, khususnya di Jawa Barat. Selain itu, kolaborasi riset yang dijalin antara Unpad dan University of Southampton ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pencapaian Unpad menuju 500 besar perguruan tinggi kelas dunia.

Pada pertemuan tersebut salah satu peneliti dari University of Southampton Stephan Onggo, PhD, menjelaskan, penelitian ini berkaitan erat dengan kegiatan akademik dosen dan mahasiswa. Ini didasarkan, selain melakukan riset, sejumlah peneliti dari Universit of Southampton juga menjadi pembimbing mahasiswa program Doktor di Unpad.

Para peneliti University of Southampton  juga menjadi dosen tamu pada program Sarjana maupun Pascasarjana untuk memberikan berbagai materi tentang riset operasional, manajemen rantai pasok dan logistik, metode riset serta teknik penulisan dan presentasi karya ilmiah.*

Rilis/am