Kurangi Hama Padi, Klintan Unpad Tanam Refugia di Desa Cileles

[unpad.ac.id, 9/10/2019] Klinik Tanaman (Kllintan) Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran melakukan penanaman tumbuhan di desa Cileles, Jatinangor, Sabtu (5/10) lalu. Kegiatan penanaman ini digelar dalam rangka memperingati “16 Tahun Klintan Mengabdi”.

Klinik Tanaman Fakultas Pertanian Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran melakukan penanaman tumbuhan refugia di desa Cileles, Jatinangor, Sabtu (5/10) lalu.

Dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad dijelaskan, berbagai bibit dari jenis tanaman refugia seperti tagetes (marry gold), zinnia, dan bunga kertas ditanam di desa Cileles.

Ini didasarkan karakteristik sistem penanaman di Cileles yang bersifat semi organik, sehingga tanaman refugia dipandang tepat untuk mengendalikan organisme pengganggu sesuai penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) khususnya pada tanaman padi.

Tanaman refugia dimanfaatkan untuk mengundang musuh alami bagi hama. Organ bunga yang menarik serta kandungan pollen yang cukup banyak dapat dimanfaatkan untuk mengundang kedatangan parasitoid dan predator.

“Kedua musuh alami ini diharapkan dapat mengendalikan hama yang merusak pada tanaman padi,” ujar salah satu panitia Klintan Mengabdi Rima Rahmawati.

Lewat acara penanaman ini, masyarakat desa mengharapkan kegiatan ini dapat terus berlangsung dengan adanya pendampingan yang berkelanjutnya.*

Rilis: Klintan Unpad/am