Peringati Hari Pahlawan, Masyarakat Indonesia Bisa Menjadi “Pahlawan Masa Kini”

[unpad.ac.id, 11/11/2019] Universitas Padjadjaran menggelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 yang digelar di halaman kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (11/11). Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., bertindak sebagai pembina upacara.

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., bertindak sebagai pembina upacara pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 yang digelar di halaman kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Senin (11/11). (Foto: Arief Maulana)*

Dalam upacara tersebut, Rektor menyampaikan amanat Menteri Sosial RI Juliar P. Batubara. Isi dari amanat tersebut adalah mengajak masyarakat Indonesia melakukan refleksi atas berbagai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan.

“Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang tersebut hendaknya perlu terus ditumbuhkembangkan di dalam hati sanubari segenap insan warga negara Indonesia,” kata Rektor.

Wasa masa penjajahan untuk mengusir penjajah telah usai, para generasi muda dapat menjadi pahlawan di masa kini. Rektor membacakan, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh setiap warga negara Indonesia dalam bentuk aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI.

Beragam aksi nyata tersebut antara lain, menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang mengganggu ketertiban, tidak menyebarkan berita muslihat (hoaks), tidak melakukan perbuatan anarkistis, hingga tidak melakukan perbuatan yang merugikan.

“Jika dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta, dan nyawa. Sekarang, untuk menjadi pahlawan bukan hanya mereka yang berjuang mengusir penjajah, tetapi dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, serta membawa harum nama bangsa di mata internasional,” papar Rektor.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 ini dihadiri oleh sivitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan Unpad. Bertindak sebagai pembaca Undang-undang Dasar RI 1945 oleh Dekan Fakultas Farmasi Unpad Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt., pembaca pesan-pesan perjuangan oleh Sekretaris Direktorat Tata Kelola dan Komunikasi Publik Unpad Dadang Abdurahim, S.H., dan pembaca doa oleh Dekan Sekolah Pascasarjana Unpad Prof. Dr. Hendarmawan, M.Sc.*

Laporan oleh Arief Maulana