Perdana di Kota Bandung, Unpad Kembangkan Budidaya Lebah

Laporan oleh M. Dzulfikri Firdaus

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., meninjau lokasi budidaya lebah milik Unpad di komplek Pusat Psikologi Bandung, Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 438-B, Bandung, Jumat (10/1). (Foto: Arief Maulana)*

[unpad.ac.id, 10/1/2020] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., meresmikan pusat budidaya dan edukasi lebah yang berlokasi di komplek Pusat Psikologi Unpad, Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung, Jumat (10/1). P

Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Indonesia, diresmikan Bandung Bee Sanctuary (BBS) sebagai pusat budidaya dan edukasi lebah berbasis teknologi pertama di Bandung.
Peresmian BBS ditandai dengan penandatanganan stup lebah dan penanaman bibit pohon oleh Rektor Unpad.

BBS merupakan salah satu Program Riset Hilirisasi Produk Unggulan (RHPU) Universitas Padjadjaran yang mulai dirancang pada bulan Juli 2019, Program ini selain bertujuan sebagai sumber potensi pengembangan budidaya lebah, dan menghubungkan bagaimana riset Unpad mampu memberikan dampak langsung dalam kegiatan sosial kepada masyarakat dan para stakeholders untuk membuka peluang kolaborasi dalam perluasan dampak positif.
BBS berdiri diatas lahan seluas 7 hektar dalam komplek Pusat Psikologi Unpad.

Dalam sambutannya Rektor menyampaikan apresiasi tinggi dan dukungannya atas inisiasi BBS. Menurutnya BBS adalah contoh socio-teknopreneurship yang baik.

“Munculnya kreativitas perlu diwujudkan dengan kolaborasi dan tekad kuat, dan saya mengucapkan selamat kepada para dosen dan peneliti kita, yang telah bergerak mencari kolaborator tidak hanya pada bidangnya, tetapi pada bidang lain yang mampu mewujudkan kreativitas tanpa batas, juga bagi mahasiswa yang ingin menunjukkan eksistensi dan peranannya dalam kolaborasi ini,” ungkap Prof. Rina.

Rektor berharap agar BBS mampu dieksplor untuk masyarakat luas, dilestarikan, ditingkatkan, dan direkognisi berbagai stakeholder dari Jawa Barat, nasional, bahkan internasional. Ini sejalan dengan komitmen Unpad sebagai institusi pendidikan yang membangun sumber daya manusia berkualitas, juga terus melakukan pengabdian pada masyarakat.

Rektor juga berpesan untuk terus menumbuhkan kreativitas, memunculkan tantangan baru, dengan dukungan kolaborasi serta tekad belajar sepanjang hayat, maka kreativitas tanpa batas akan memiliki saluran yang positif.

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Teknologi Industri Pertanian Dr. Dwi Purnomo, STP., MT., dalam sambutannya, memperkenalkan teknologi berbasis IoT (Internet of Things) pada BBS untuk budidaya lebah, yang saat ini dalam proses pengembangan hingga siap pakai oleh para peternak lebah.

Diharapkan BBS menjadi tempat pertumbuhan dan pengembangan kapasitas dan kualitas wirausaha masyarakat dengan memerhatikan aspek kelestarian lingkungan. (am)*