Rektor Dorong Program Studi Unpad Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat

Laporan oleh Arief Maulana

Foto bersama pada acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Izin Penyelenggaraan Program Studi di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (14/1). (Foto: Arief Maulana)*

[unpad.ac.id, 14/1/2020] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., menyerahkan Surat Keputusan (SK) terkait izin penyelenggaraan empat program studi di lingkungan Unpad. Penyerahan SK tersebut dilakukan di ruang Executive Lounge Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Selasa (14/1).

Tiga program studi tersebut antara lain: Subspesialis (Sp2) Penyakit Dalam, Subspesialis (Sp2) Anestesiologi dan Terapi Intensif, Subspesialis (Sp2) Kesehatan Anak pada Fakultas Kedokteran, serta Magister Perikanan pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Rektor menjelaskan, SK izin penyelenggaraan prodi baru ini merupakan keputusan terhadap usulan program studi yang sudah diajukan 2 – 3 tahun lalu. Usulan ini sudah dilakukan penilaian proposal di tingkat Senat Akademik Unpad.

Karena usulan prodi sudah dilakukan sejak beberapa tahun ke belakang, Rektor mendorong agar 4 prodi baru ini dapat menyesuaikan relevansinya dengan tuntutan pasar saat ini. Diharapkan, prodi dapat menjawab kebutuhan di masyarakat.

Lebih lanjut Rektor mengatakan, Unpad saat ini mengambil kebijakan untuk tidak membuka usulan prodi baru. Ini bertujuan untuk memperkuat prodi yang ada di Unpad saat ini. “Prodi existing perlu disehatkan, walaupun akreditasinya sudah ‘A’,” imbuhnya.

Untuk itu, prodi diharapkan fokus dalam kegiatan pengajaran dan pembelajaran. Kekuatan setiap prodi diharapkan untuk dilihat kembali. Ini bertujuan agar prodi di Unpad dapat relevan di masyarakat.

Penyerahan SK izin prodi tersebut dilakukan Rektor kepada Dekan FK Dr.med. Setiawan, dr., serta Dekan FPIK Dr. Sc. Agr. Yudi Nurul Ihsan, M.Si.*