Unpad Gelar Registrasi Administratif Program Pascasarjana

Laporan oleh Muhammad Dzulfikri Firdaus

Sebanyak 604 calon mahasiswa baru program Pascasarjana Universitas Padjadjaran melakukan registrasi administratif yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (12/2). (Foto: Arif Maulana)*

[unpad.ac.id,12/2/20] Sebanyak 604 calon mahasiswa baru program Pascasarjana Universitas Padjadjaran melakukan registrasi administratif yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (12/2).

Jumlah 604 orang tersebut terdiri dari 236 orang program Magister, 143 orang program Doktor, 65 orang program Profesi, dan 160 orang program Spesialis.

Adapun pelaksanaan registrasi administratif berlangsung mulai pukul 8.00 hingga pukul 14.30. Pelaksanaan registrasi berjalan sesuai pelaksanaan pada umumnya. Mahasiswa menyiapkan dokumen yang telah disyaratkan untuk kemudian diserahkan dan diverifikasi petugas registrasi.

Dokumen yang disyaratkan di antaranya: kartu peserta SMUP, formulir biodata, formulir kesanggupan membayar biaya kuliah, ijazah, transkrip nilai, akte kelahiran, surat pernyataan kesediaan menaati peraturan di Unpad, surat keterangan sehat, pasfoto, dan dokumen legal bagi mahasiswa asing.

Setelah dilakukan verifikasi data, mahasiswa melakukan foto untuk keperluan cetak Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang berfungsi sekaligus kartu e-money dari empat bank yang bisa mahasiswa pilih, kemudian mahasiswa diberikan jas almamater. Selain itu, bagi mahasiswa yang mengalami masalah teknis, panitia juga telah menyediakan meja layanan bantuan.

Setelah melaksanakan registrasi, mahasiswa baru diharapkan menunggu informasi lebih lanjut untuk proses pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) melalui akun portal mahasiswa masing-masing.

Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Kemahasiswaan Unpad Aji Sasongko, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan registrasi administratif, Unpad terus berupaya meningkatkan pelayanan, dalam hal ini pelayanan yang semakin sigap.

“Dari 20 meja registrasi yang telah disediakan, pelayanan ditargetkan dapat tuntas dalam waktu maksimal tujuh menit setiap orang,” ujarnya.(am)*