Unpad Suplai Logistik Harian untuk Mahasiswa yang Tinggal di Asrama dalam Kampus

Rilis

Relawan dari Pusat Riset Kebencanaan Universitas Padjadjaran Divisi Respons bersama tim Satgas COVID-19 Unpad menyalurkan bantuan logistik harian untuk mahasiswa yang tinggal di asrama kampus Jatinangor (Bale Wilasa).*

[unpad.ac.id, 25/3/2020] Pusat Riset Kebencanaan Universitas Padjadjaran Divisi Respons menyalurkan kebutuhan logistik bagi mahasiswa yang tinggal di asrama kampus Jatinangor (Bale Wilasa), sejak Senin (23/3) lalu. Suplai logistik tersebut didapat dari hasil pengumpulan dana Program Donasi Unpad Siaga COVID-19 Mengabdi untuk Negeri yang sudah dibuka sejak Minggu (22/3) lalu.

Dalam rilis yang diterima Kantor Komunikasi Publik Unpad disebutkan, suplai logistik ini dilakukan untuk menjaga dan mengurangi kontak sosial mahasiswa yang berada di asrama seiring ditutupnya layanan tatap muka di kampus. Hal ini bertujuan agar penyebaran dan penularan Coronavirus seminimal mungkin dapat ditekan.

Suplai ini dilakukan bekerja sama dengan Satgas COVID-19 Unpad. Melalui pembuatan dapur umum di area asrama, tim menyalurkan kebutuhan logistik harian berupa makanan dan obat-obatan. Selain itu, tim juga melakukan penyemprotan disinfektan di area asrama dan lingkungan kampus lainnya serta kepada pengunjung kampus dengan kepentingan khusus.

Pada masa penutupan layanan tatap muka di kampus Unpad, tercatat sebanyak 269 mahasiswa yang menetap di asrama. Mereka disarankan tidak diperbolehkan pulang dengan tujuan mencegah penularan Coronavirus sedini mungkin. Aktivitas perkuliahan sendiri telah diganti dengan metode nontatap muka, yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran daring.

Selama tinggal di asrama, Unpad telah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan logistik harian mereka.

Selain makanan harian yang diolah secara mandiri oleh tim logistik, Unpad juga mendapat donasi barang kesehatan berupa masker, alat sanitasi, dan vitamin. Donasi ini didapat baik dari alumni maupun dari donatur lain yang secara langsung diberikan ke pusat logistik yang bertempat di Bale Wilasa 1 kampus Jatinangor.

Tidak hanya bagi mahasiswa di asrama, Unpad juga menyuplai kebutuhan logistik bagi mahasiswa yang tinggal di dalam kampus lainnya.

Di kampus Dipati Ukur, Forum Komunikasi Mahasiswa dan Alumni Geologi Unpad sudah menyuplai logistik bagi 11 mahasiswa yang juga sebagai marbut di Masjid Al-Jihad kampus Unpad. Sementara di kampus Fakultas Keperawatan di Garut, sebanyak 22 mahasiswa Bidikmisi telah mendapatkan bantuan logistik dari alumnus Unpad, Hadiyanto.

Melalui Program Donasi Unpad Siaga COVID-19 Unpad membuka pengumpulan donasi dalam hal penanganan Coronavirus. Donasi yang dibuka antara lain untuk penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), logistik mahasiswa, bantuan kuota internet untuk mahasiswa Bidikmisi, penyediaan hand sanitizer, serta untuk pengembangan Aplikasi Mawas Diri (AMARI) COVID-19 yang dibuat oleh sejumlah peneliti Unpad.(am)*