Bahas Perkuliahan, Rektor dan Pimpinan Unpad Lakukan Audiensi dengan Mahasiswa

Laporan oleh Arif Maulana

mahasiswa unpad;

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti beserta sejumlah pimpinan melakukan audiensi dengan perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan Unpad melalui aplikasi Zoom, Rabu (20/5).*

[unpad.ac.id, 21/5/2020] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Rina Indiastuti beserta sejumlah pimpinan melakukan audiensi dengan perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan Unpad melalui aplikasi Zoom, Rabu (20/5).

Pada pertemuan tersebut, Rektor menjelaskan mengenai tindak lanjut aktivitas pembelajaran dan kemahasiswaan di masa pandemi Coronavirus (Covid-19). Dalam dua bulan terakhir, Unpad telah memberlakukan aktivitas perkuliahan nontatap muka atau daring sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 di lingkungan kampus.

“Alhamdulillah, kegiatan online learning atau nontatap muka bisa dilaksanakan. Artinya, jumlah mahasiswa dan dosen yang melakukan kegiatan pembelajaran online yang lebih berkualitas dari bulan ke bulan semakin bertambah, walaupun efektivitasnya perlu dievaluasi,” kata Rektor.

Pada aktivitas kemahasiswaan, Unpad sudah menawarkan sejumlah program secara virtual, di antaranya program kreativitas mahasiswa hingga kewirausahaan. Tawaran ini direspons positif oleh mahasiswa yang dibuktikan dengan banyak proposal yang masuk. Rektor berpendapat, hal ini berarti mahasiswa tetap bersemangat melakukan kegiatan akademik dan kemahasiswaan di tengah pandemi.

Terkait proses pembelajaran daring, Unpad terus meningkatkan kualitas dari aktivitas belajar mengajar daring. Kerja sama dengan pihak eksternal dilakukan untuk menghasilkan konten perkuliahan yang berkualitas dan terjangkau oleh mahasiswa.

Rektor menjelaskan, sejalan dengan implementasi Kampus Merdeka, mulai semester depan kurikulum pembelajaran akan mengintegrasikan sistem perkuliahan daring dengan perkuliahan tatap muka. Ini dimungkinkan jika masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan atau masa pandemi Covid-19 berakhir.

“Kombinasi online dan tatap muka akan diusung mulai semester depan. Namun, kalau pandemi berlanjut, kita akan masuk opsi online,” imbuh Rektor.

Rektor menegaskan, jika PSBB mulai dilonggarkan, maka aktivitas perkuliahan di semester depan secara bertahap akan dikombinasikan dengan perkuliahan tatap muka dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dan pembatasan fisik/sosial.

Untuk proses praktikum klinik bagi mahasiswa profesi kesehatan dan pendidikan spesialis di rumah sakit atau tempat praktik lainnya, pihaknya mengimbau agar dibatasi, digantikan dengan model daring, atau ditunda hingga keadaan membaik.

Selain itu, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tetap dilakukan. Hanya, metodenya tetap menggunakan virtual atau menggunakan data sekunder dengan implikasi kegiatannya tetap untuk masyarakat.

Penyesuaian UKT

Diyakini Rektor, pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek, salah satunya menurunnya pendapatan orangtua mahasiswa. Hal ini juga berdampak pada proses pembayaran biaya kuliah mahasiswa Unpad. Hal ini pula yang menjadi pertanyaan para mahasiswa dalam audiensi ini.

Karena itu, untuk proses registrasi/heregistrasi mahasiswa, Unpad membuka layanan penyesuaian database mahasiswa. Layanan ini bertujuan untuk mengakomodasi mahasiswa yang terdampak Covid-19, sehingga memiliki kesulitan dalam membayar UKT.

“Bagi mahasiswa yang terverifikasi orangtua/walinya mengalami penurunan penghasilan, maka mereka diminta untuk menyesuaikan database mahasiswa itu dulu, karena sebagai bukti akuntabilitas dari perubahan yang bisa dilakukan,” papar Rektor.*