Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | PSM Unpad Raih 2 Gelar dalam PICCC 2009
 

Berita Terbaru

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

PSM Unpad Raih 2 Gelar dalam PICCC 2009

Rilis oleh: PSM Unpad

[Unpad.ac.id, 9/09] Setelah sukses menyabet gelar Juara I Profana dan Juara II Grand Finalist dalam kompetisi nasional bernama Kompetisi Paduan Suara (KPS) Unpar IV tahun 2007, di tahun 2009 ini Paduan Suara Mahasiswa Unpad kembali berhasil memboyong dua gelar juara. Dalam kompetisi yang nama dan levelnya telah berubah menjadi “The 1st International Parahyangan Chamber Choir Competition” tersebut, PSM Unpad meriah Juara III untuk dua  kategori yakni kategori lagu-lagu klasik (artsong) dan kategori lagu-lagu daerah (folksong). Kompetisi ini berlangsung pada 29 Juli hingga 1 Agustus 2009.

PSM Unpad dalam salah satu penampilannya *

PSM Unpad dalam salah satu penampilannya *

Persaingan ketat di hari pertama di mulai pada hari Kamis (27/7) yang bertempat di GSG Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. PSM Unpad menjadi peserta keenam yang menampilkan tiga lagu daerah (folklore) nusantara. Lagu asal Riau “Soleram” (aransemen Ivan Yohan) menjadi tembang pertama yang dialunkan, dilanjutkan dengan permainan kecapi dalam lagu pertengkaran rumah tangga asal Sunda karya Nano S., berjudul “Percoma”. Selanjutnya, sesi ini ditutup dengan gerak tari diiringi alat musik jimbe lewat lagu “Yamko Rambe Yamko” (aransemen Agustinus Bambang J.) yang berhasil menggebrak panggung dan menarik riuh tepuk tangan penonton.

Sementara, di hari berikutnya, Jumat (28/7) sesi pagi, lomba dilanjutkan dengan menyajikan tiga buah lagu klasik berdasarkan periodesasi lahirnya musik yakni zaman renaissance, romantik, dan kontemporer. Persaingan pun kian seru pada sesi malam yang menampilkan lagu-lagu artsong.

Di kategori klasik, PSM Unpad beraksi dengan menampilkan lagu renaissance karya Claudio Monteverdi “Ohime Se tanto Amate”, diteruskan dengan lagu zaman romantic Johannes Bhrams berjudul “Schaffe in mirr, Gott, ein rein Herz”. Pertempuran sesi ini pun kemudian ditutup dengan lagu kontemporer mass from Indonesia karya Ivan Yohan berjudul “Sanctus”.

Persaingan dengan tujuh peserta kelompok paduan suara makin semakin memanas dalam sesi malam yang menampilkan lagu artsong dari berbagai belahan dunia. Tampil dengan penuh percaya diri, PSM Unpad menyajikan tiga buah lagu dengan nuansa dan gaya yang berbeda. Diawali dengan lagu apik dan bernuansa legato (lembut) karya Eric Whitacre, PSM Unpad membawakan lagu double choir (komposisi dua paduan suara) “Her Sacred Spirit Soars”. Selanjutnya, lagu dengan nuansa latin Brazil dibarengi gerakan manis dan tepuk tangan ritmis menjadi bagian dari penampilan PSM Unpad dalam menyajikan lagu “Sabia, coracao de uma viola”. Penampilan PSM Unpad kian menuju klimaksnya lewat lagu Afrika Zulu Wedding Song, “Hamba Lulu” karya Mike Brewer.

Dengan dipimpin oleh Arvin Zeinullah, PSM Unpad sebagai salah satu peserta yang lolos dalam PICCC 2009 telah berhasil dalam kompetisi bersaing dengan tujuh peserta dari berbagai kelompok paduan suara terbaik. Ketujuh peserta tersebut adalah  Blue Choir, Condord Singers, Gracioso Sonora Choir, Maranatha Christian University Choir, Paduan Suara Sola Gratia, Terra Voce Music Consort, dan Voca Erudita Choir.

Tampil all out dan kerjasama yang baik adalah kunci kemenangan PSM Unpad dalam membawakan suguhan yang apik dalam kategori folklore. Sedangkan di kategori klasik – artsong, kekayaan bunyi dan choral sound yang dimiliki oleh PSM Unpad menjadi nilai lebih bagi para juri. Bahkan salah satu juri dari Belanda, Rov Vermaulen  dari Belanda memberikan nilai yang hampir sempurna yakni 98 untuk penilaian kualitas bunyi suara para penyanyi PSM Unpad. Juri Menilai, PSM Unpad memiliki kekuatan untuk menampilkan berbagai jenis lagu dengan proyeksi bunyi yang variatif dan ciri khas yang ekspresif. (mar*)

Sebelumnya

  • Rektor Unpad Lantik Tiga Guru Besar Baru
  • Remunerasi Harus Berbasis Kinerja
  • Belum Banyak PTN Miliki Sertifikat ISO

Sesudahnya

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube