Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Tiga Mahasiswa Unpad Terpilih Ikuti Indonesian Art and Culture Scholarship
 

Berita Terbaru

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

Tiga Mahasiswa Unpad Terpilih Ikuti Indonesian Art and Culture Scholarship

Laporan oleh: Marlia

[Unpad.ac.id, 14/09] Tiga mahasiswa Unpad terpilih untuk mengikuti Indonesian Art and Culture Scholarship dari Departemen Luar Negeri RI. Mereka adalah Endang Wahyuni, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra angkatan 2006, Bhawika Hikmat Prasetya dari Jurusan Jurnalistik Fikom angkatan 2002, dan Inna Syafina dari Jurusan Hubungan Internasional FISIP angkatan 2004.

Endang Wahyuni, Bhawika Hikmat Prasetya, dan Inna Syafina *

Endang Wahyuni, Bhawika Hikmat Prasetya, dan Inna Syafina *

Indonesian Art and Culture Scholarship adalah program diplomasi pemerintah Indonesia melalui budaya. selama 3 bulan, 50 pemuda dari 33 negara yang meliputi negara-negara di Asia, Eropa, Afrika, Australia, Kepulauan Pasifik. Mereka diundang ke Indonesia untuk mempelajari dan bersentuhan langsung dengan budaya Indonesia. Mereka terdiri dari penari, pelukis, musisi, mahasiswa bahasa Indonesia, maupun seniman lainnya. Program ini berlangsung mulai 29 Juli–29 Oktober 2009 dan tersebar di empat kota, yaitu Bandung, Solo, Yogyakarta dan Denpasar.

Bhawika yang ditempatkan di Yogyakarta menjelaskan dalam surat elektroniknya bahwa dia dan para peserta lain yang ditempatkan di Yogyakarta, dititipkan di Sanggar Sekar Setaman dan berkegiatan di Taman Budaya Yogyakarta. Para peserta program ini melakukan berbagai kegiatan, antara lain, belajar wayang, sejarah dan arkeologi Yogyakarta, batik, keramik, gamelan dan tari Jawa.

Selain itu, mereka juga melakukan kunjungan wisata dan kunjungan formal ke berbagai institusi. Pada Hari Proklamasi RI yang lalu, Bhawika dan rekan-rekannya mengikuti  upacara dan lomba-lomba dalam rangka 17-an. Selain itu mereka juga menampilkan pertunjukan di Keraton Yogya dan saat peringatan Hari Jadi Kota Yogja. Diakhir program, mereka akan menampilkan pertunjukan akhir di Solo yang akan diikuti seluruh peserta dari empat sanggar.

“Di sini saya bertemu beberapa orang yang sudah mengenal Indonesia dengan baik, para pemain gamelan, penari Bali, maupun mahasiswa bahasa Indonesia.  Hal ini menimbulkan rasa bangga sekaligus malu pada diri saya karena mereka tahu lebih banyak tentang hal tersebut,” jelas Bhawika.

Ketiga peserta dari Unpad ini mengaku sangat berkesan mengikuti program ini. Mereka belajar mengenal dan mempraktekkan berbagai kesenian dan kebudayaan Indonesia yang belum mereka dapatkan sebelumnya. Yang menarik, Inna yang ditempatkan di Bali merupakan satu-satunya peserta yang beragama muslim di sana. Di bulan Ramadan ini, ia harus berpuasa sambil tetap mengikuti kegiatan yang cukup padat.

“Buat saya ini memang sangat berat tantangannya. Di kalangan guru ataupun orang hotel tidak ada yang beragama muslim, jadi tidak bisa sahur dan buka puasa bersama. Padahal setiap harinya kegiatan di art center tetap dilakukan. Tetapi teman-teman mendukung saya. Contohnya peserta dari Laos dan Solomon suka membangunkan dan menemani saya sahur. Bahkan, teman dari Amerika Serikat ikut puasa bersama saya,” jelas Inna dalam surat elektroniknya.

Program yang bertujuan memperkenalkan budaya Indonesia ini diikuti seluruh peserta dengan penuh antusias. Endang, yang ditempatkan di Solo, berharap dengan adanya program ini dapat meningkatkan citra Indonesia di mata dunia, dan masyarakat dunia lebih mengenal tentang Indonesia. “Saya juga berharap dapat mengikuti program ini dengan baik sehingga saya  juga dapat mengajak teman-teman Indonesia untuk lebih tertarik pada budaya kita sendiri,” jelas Endang. (eh)*

Sebelumnya

  • Tenaga Pendidik Unpad Diharapkan Melanjutkan Studi ke Luar Negeri
  • Mensyukuri Karunia Allah dengan Menjaga Lingkungan
  • Ketika Kekuasaan MPR Tidak Lagi Seperti Dulu

Sesudahnya

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube