Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | RESPECT, Budaya Organisasi Unpad
 

Berita Terbaru

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

RESPECT, Budaya Organisasi Unpad

Laporan oleh: Erman

Bertepatan dengan perayaan Dies Natalis ke-52 Unpad, Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, memperkenalkan slogan budaya organisasi Unpad, yaitu “Universitas Padjadjaran RESPECT”. Budaya organisasi merupakan penerapan dari nilai-nilai yang dimiliki, yang mempunyai kekhasan yang berbeda dengan yang lain. Budaya organisasi tersebut berkaitan dengan falsafah yang menuntun pada suatu kebijakan yang akan diterapkan.

RESPECT merupakan singkatan dari Responsibility (tanggung jawab), Excellence (keunggulan), Scientific rigor (ketelitian ilmiah), Professionalism (sikap profesional), Encouragement (semangat), Creativity (kreativitas), dan Trust (kepercayaan). Seluruh elemen yang terkandung dalam budaya organisasi ini diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh sivitas akademika Unpad dalam perilaku akademisnya sehari-hari.

Budaya organisasi itu tidak muncul begitu saja. Guru besar Fakultas Psikologi yang juga Pembantu Rektor Bidang Kerja Sama Unpad, Prof. Dr. Tb. Zulrizka Iskandar, menjelaskan, penyusunan konsep budaya organisasi Unpad melibatkan juga para Rektor Unpad terdahulu serta sejumlah tokoh Unpad lainnya.

“Kami ingin mengetahui seperti apa Unpad dulunya dibangun dan meminta masukan dari mereka untuk perkembangan Unpad ke depan,” jelas Prof. Zulrizka, sambil mengatakan pihaknya telah berdiskusi setidaknya dengan Prof. Himendra Wargahadibrata, Prof. Yuyun Wirasasmita, dan Prof. Endang Saefullah dalam penyusunan budaya organisasi ini.

Terkait peran penting budaya organisasi, Prof. Ganjar Kurnia mengatakan, tanpa budaya organisasi yang baik dan kondusif maka harapan Unpad menjadi universitas kelas dunia hanya akan menjadi angan-angan. “Mari kita bangun budaya organisasi yang baik dan kondusif,” ujar Rektor dalam sebuah lokakarya revitalisasi budaya organisasi Unpad, beberapa waktu lalu. *

Sebelumnya

  • Mengupayakan Pakan Berkualitas di Lahan Marginal
  • Unpad Serahkan Komputer dan Beras Pada Masyarakat Jatinangor
  • Membandingkan Pertanian Berbagai Negara di Kongres IAAS

Sesudahnya

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube