Berita Terbaru
Mahasiswa Peternakan Berwirausaha Jual Hewan Kurban
Laporan oleh: Marlia
[Unpad.ac.id, 30/10] Pada tanggal 27 November nanti, umat Islam di seluruh dunia akan merayakan hari raya kurban, Idul Adha. Momen berkurban ini rupanya tidak disia-siakan oleh para mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad untuk menjual sapi dan domba sebagai hewan kurban. Sejak tahun 2008 lalu, para mahasiswa tersebut telah menjalankan usaha berjualan hewan kurban ini.
Mereka adalah para mahasiswa yang tergabung dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM) Paguyuban 30 (PG30) dan Cattle and Buffalo Club (CBC). Paguyuban 30 adalah UKM yang mengkhususkan kegiatannya pada domba, sedangkan CBC mengkhususkan kegiatannya pada sapi. Kedua UKM tersebut tidak hanya mengusahakan pengadaan hewan ternaknya saja, tetapi juga bertanggung jawab pada perawatan, pemeliharaan dan penjualan hewan ternak tersebut.
Rendi, salah seorang pengurus Paguyuban 30 menjelaskan bahwa pihaknya menyediakan sekira 30 ekor domba untuk penjualan hewan kurban tahun ini. Jumlah tersebut dapat bertambah disesuaikan dengan permintaan. Pada tahun 2008 lalu, pihaknya berhasil menjual 45 ekor domba “Selain dari domba yang kami miliki, kami juga bekerja sama dengan peternak luar untuk pengadaan domba tambahan,” jelas Rendi yang ditemui di Teaching Farm Domba milik Fapet di kampus Unpad Jatinangor, Kamis (29/10).
Domba yang dijual tersebut terdiri dari empat kelas. Dimulai dari yang bobotnya paling kecil, yaitu kelas C (kurang dari 25 kg) dijual dengan harga Rp 1 juta/ekor. Untuk kelas B (25-30 kg) seharga Rp 1-1,5 juta/ekor. Untuk kelas A (30-40 kg) dijual seharga Rp 1,5 – 2 juta, dan kelas Super (lebih dari 40 kg) dijual seharga Rp 2 jutaan. “Harga tersebut masih bisa ditawar disesuaikan dengan kondisi dombanya. Selama ini, pembelinya tidak hanya dari orang Unpad saja, tapi juga ada yang dari orang tua mahasiswa dan masyarakat umum,” ujar Rendi.
Sedangkan menurut Indra, salah seorang pengurus CBC, pihaknya menyediakan sekira 99 ekor sapi. Dari jumlah tersebut beratnya berkisar 230-380 kg. Sapi untuk kurban tersebut dijual seharga Rp 30.500/kg hidup. Penentuan berat sapi tersebut dilakukan melalui penimbangan secara digital, tidak seperti penjual sapi untuk kurban yang di pinggir jalan yang biasanya dijual dengan cara ditaksir berat badan. Penimbangan tersebut akan dilakukan pada satu hari saja, yaitu pada tanggal 17 November 2009 di Teaching Farm Sapi Potong, di kampus Unpad Jatinangor, pukul 08.00 WIB.
“Para calon pembeli kami undang untuk menghadiri acara penimbangan pada tanggal tersebut. Para pembeli dapat langsung memesan pada hari tersebut. Apabila setelah hari penimbangan tersebut, terjadi penambahan berat badan, kami anggap itu bonus bagi pembeli,” jelas Indra yang saat itu didampingi oleh Pembantu Dekan III Fapet Unpad, Jajang Gumilar, S.Pt., M.M di Teaching Farm Sapi Potong Fapet Unpad di Jatinangor, Kamis (29/10).
Pemilihan domba dan sapi yang dijual untuk hewan kurban tersebut, sebelumnya telah diperiksa teliti sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Selain itu, seluruh hewan tersebut telah diperiksa kesehatannya dan mendapat rekomendasi berupa Surat Sehat dari Dinas Peternakan setempat. “Kami menjamin kualitas hewan yang ada disini. Kami melakukan pemeliharaan dan perawatan secara rutin agar kondisinya selalu sehat,” jelas Rendi.
Tidak hanya itu, kedua kelompok tersebut memperhatikan pakan yang diberikan kepada hewan kurban yang mereka jual. Selain pemberian rumput sebagai makanan utama, mereka juga memberi tambahan konsentrat. “Kami memberi tambahan konsentrat untuk kecukupan qizi hewan-hewan tersebut,” tutur Indra.
Sejauh ini, kedua kelompok tersebut telah mulai membuka penawaran kepada masyarakat umum, tidak hanya untuk sivitas akademika Unpad saja. Selain ditawarkan melalui promosi dari mulut ke mulut, leaflet dan spanduk, mereka juga berpromosi lewat situs jejaring sosial semacam facebok seperti yang dilakukan PG30. Sedangkan CBC, mereka melakukan penawaran kepada ikatan Dewan Kemakmuran Mesjid (DKM) di berbagai wilayah.
“Rencananya, bulan depan kami juga akan melakukan penyuluhan kepada kelompok-kelompok DKM mengenai pemilihan dan penanganan hewan kurban yang baik. Selain sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, ini juga menjadi bagian dari promosi kami,” jelas Indra yang akrab disapa Ucil.
Bagi yang ingin memesan domba untuk kurban, dapat menghubungi Herman (08996011462).Untuk pemesanan sapi untuk kurban, dapat menghubungi Indra (08562377067). Untuk pembeli dari daerah Bandung dan sekitarnya, kedua kelompok tersebut memberikan layanan antar (delivery service). “Kami siap mengantarkan sapi kepada pembeli untuk wilayah Bandung dan sekitarnya secara gratis,” jelas Indra. (eh)*




