Berita Terbaru
- Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
- Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
- Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
- Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
- Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik
Tidak Ada Intervensi dalam Seleksi CPNS
Laporan oleh: Anton Sumantri
[Unpad.ac.id, 5/11] Tidak ada intervensi atau campur tangan pimpinan dan sivitas akademika Unpad dalam kelulusan peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), baik untuk formasi dosen maupun teknisi. Kelulusan sepenuhnya di tangan peserta dalam memberikan jawaban-jawaban pada seleksi CPNS.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Administrasi Umum Unpad, Drs. Lili Permadi., M.Si., Rabu (4/11) ketika ditemui di kantornya di kawasan Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, tentang seleksi CPNS yang berlangsung di Unpad. “Pimpinan universitas dan sivitas akademika Unpad tidak ikut menentukan kelulusan peserta CPNS. Semuanya murni hasil dari jawaban para peserta, Sekali lagi saya tekankan, pimpinan universitas tidak berkontribusi apapun dalam kelulusan seorang kandidat CPNS,” tegasnya.
Lili M.Si. menambahkan, memang terdapat tim dari internal Unpad untuk menguji dalam proses tes substantif. “Tes substanstif sangat diperlukan karena untuk mengukur dan menilai apakah para kandidat sesuai dengan kebutuhan fakultas atau unit kerja yang bersangkutan. Khusus tes substantif, memang terdapat penguji yang ditunjuk memiliki otoritas untuk memberikan nilai dan menentukan peringkatnya,” paparnya.
Namun menurutnya, penguji tersebut hanya diperkenankan memberikan nilai dan peringkatan. Dalam melaksanakan tugasnya, mereka bekerja secara independen tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. “Mereka hanya diberi wewenang untuk memberikan nilai dan sekaligus pemeringkatan. Hasil dari penilaian tadi akan langsung diserahkan ke Jakarta (Depdiknas), mengenai siapa kandidat yang lolos seleksi menjadi wewenang mereka (Depdiknas) juga,” ujarnya.
Dalam seleksi CPNS Unpad tahun 2009 ini terdiri dari beberapa tahap. Seleksi pertama berupa Tes Pengetahuan Umum (TPU) dan Tes Bakat Skolastik (TBS) yang telah dilakukan Kamis (15/10) lalu di Grha Sanusi Hardjadinata. Tahap selanjutnya adalah Tes Substantif dan wawancara yang dilakukan Senin dan Selasa (3/11) kemarin. Materi soal TPU dan TBS didatangkan langsung dari Depdiknas pada hari seleksi dilakukan. Lembar jawaban komputer (LJK) pada tes tersebut dibawa langsung pihak Depdiknas ke Jakarta pada hari itu juga. Hal ini dilakukan untuk menghindari kebocoran dan menerapkan transparansi.
Tahun 2009 ini CPNS Unpad menyediakan formasi dosen sebanyak 45 dosen dan 8 posisi teknisi. Angka ini mengalami penambahan dibandingkan dengan berita sebelumnya yang menyebutkan total 49 formasi. Tambahan formasi 2 dosen dan 2 teknisi itu terjadi setelah Depdiknas memberikan peluang penambahan formasi secara nasional. (eh)*



