Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Intan Mayasari, Lulusan Tercepat dan Termuda
 

Berita Terbaru

  • Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad
  • Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan
  • Lowongan Kerja PT Guna Teguh Abadi Construction
  • Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95
  • Lowongan Guru Bintang Pelajar Institute

Intan Mayasari, Lulusan Tercepat dan Termuda

Laporan oleh: Marlia

[Unpad.ac.id, 25/11] Intan Mayasari tidak pernah menyangka dirinya akan menjadi lulusan tercepat dan termuda pada Wisuda Gelombang I tahun akademik 2009-2010 ini. Walaupun  keinginannya untuk lulus cepat ini sudah diidam-idamkannya sejak diterima di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unpad, tahun 2006 lalu. Ia berhasil lulus dengan waktu kuliah selama 2 tahun 11 bulan pada usia 20 tahun 6 bulan.

Intan Mayasari (Foto: Tedi Yusup)

Intan Mayasari (Foto: Tedi Yusup)

Beruntung, keinginannya tersebut dapat terwujud melalui program beasiswa unggulan yang diberikan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). “Awalnya saya masuk Unpad melalui jalur regular, SPMB. Tapi sebulan setelah saya diterima di Unpad, saya mencoba mengajukan beasiswa unggulan Depdiknas dan alhamdulillah lulus,” jelas dara kelahiran Maret 1989 ini.

Melalui beasiswa unggulan ini, ia dipacu untuk belajar lebih keras. Dengan waktu belajar yang lebih padat dan tugas yang cukup banyak, mau tak mau harus dilewati Indah tanpa punya cukup waktu untuk bersantai bahkan untuk mengikuti berbagai kegiatan ekstrakulikuler di kampus. “Saya sudah mengetahui konsekuensi ini sejak awal menerima beasiswa. Tapi buat saya itu bukan masalah, malah saya merasa senang bisa lebih cepat lulus,” tutur Intan yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara ini.

Selain waktu kuliah yang lebih padat, Intan juga terbantu dengan teman-teman kuliah dan para dosen yang sangat kooperatif. “Teman-teman saya seangkatan banyak yang sudah berpengalaman di pekerjaannya masing-masing. Jadi saya banyak belajar dan diskusi dengan mereka. Para dosen pun sangat mendukung. Banyak dosen saya yang berasal dari kalangan praktisi,” ujar alumni SMAN 14 Bandung ini.

Keinginannya menjadi seorang akuntan memang sudah dicita-citakannya sejak di bangku SMP. Tidak heran selepas wisuda ini, ia sudah aktif mencari pekerjaan sebagai akuntan. Selama kuliah pun, ia pernah menjadi bagian dari Tim Auditor Internal di ITB pada tahun 2008. “Setelah wisuda ini, saya ingin segera bekerja sekaligus melanjutkan kuliah lagi. Saya berencana mengambil program profesi akuntansi,” jelas penggemar novel ini.

Ketika ditanya tentang reaksi teman-teman seangkatannya semasa ia kuliah di program regular, Intan mengatakan bahwa banyak temannya yang tidak menyangka dengan keberhasilannya lulus cepat. “Teman-teman banyak yang bertanya, kok saya bisa lulus cepat?” lanjutnya. Kepada teman-teman seangkatannya yang belum lulus, Intan berharap mereka pun bisa segera lulus. (eh)*

Sebelumnya

  • Perubahan Iklim Mengubah Pola Bertani
  • Bob Howart Terkesan dengan Kebebasan Pers di Indonesia
  • P3AI Unpad Kembali Gelar Pelatihan Pekerti dan Pendekatan Terapan

Sesudahnya

  • Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad
  • Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan
  • Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube