Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Budaya
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Kiamat 2012 Hanya Pseudoscience
 

Berita Terbaru

  • Festival Budaya Arab & Islam 2012
  • Invasi Barat ke Tanah Arab Munculkan Sekulerisme
  • KSH International Education Exhibition 2012
  • Talk Show Hak Cipta “Ciptaku Bukan Ciptamu”
  • Bantu Identifikasi Korban Sukhoi SJ100, Ahli Forensik Unpad Bergabung dengan Tim DVI Polri

Kiamat 2012 Hanya Pseudoscience

Laporan oleh: Ratih Anbarini

[Unpad.ac.id, 26/11] Usulan-usulan ilmiah yang diajukan para penulis dalam buku “Mystery of 2012: Prediksi, Ramalan, dan Kemungkinan” dapat digolongkan sebagai pseudoscience yang bertolak belakang dengan antitesis ilmu pengetahuan mainstream. Peristiwa yang diprediksikan akan terjadi pada 12 Desember 2012 itu bukan berasal dari kalender Bangsa Maya, namun dari penulis-penulis Barat yang tidak memiliki dasar ilmiah secara astronomi, fisika, dan geoscience.

Para narasumber sepakat mengatakan ramalan tentang kiamat pada tahun 2012 hanya karangan yang tidak berdasar (Foto: Tedi Yusup)

Para narasumber sepakat mengatakan ramalan tentang kiamat pada tahun 2012 hanya karangan yang tidak berdasar (Foto: Tedi Yusup)

Hal tersebut terungkap dalam Bedah Buku “Mystery of 2012: Prediksi, Ramalan, dan Kemungkinan” yang digelar di Auditorium Badan Geologi, Jln. Diponegoro Bandung, Kamis (26/11). Hadir sebagai pembicara, editor buku “Mystery of 2012: Prediksi, Ramalan, dan Kemungkinan” Mehdi Zidane, dan Ahli Geologi BPMigas yang juga alumni Pendidikan Geologi Unpad, Awang Harun Satyana. Selain itu tampil pula Peneliti bidang Matahari dan Antariksa, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Clara Yonoyatini, aktivis lingkungan Greenpeace, Didit Haryo Wicaksono, serta tokoh agama, Hervi Firdaus, Lc. Bedah buku tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Peringatan 50 Tahun Pendidikan Geologi Unpad.

Dalam paparannya, Mehdi mengungkapkan bahwa segala hal yang ada dalam buku tersebut memang mengejutkan. Namun, tidak seperti buku-buku sejenis, buku terbitan Ufuk Publishing House ini tidak menggunakan kata “kiamat” di dalamnya. Mehdi mengungkapkan bahwa ramalan 2012 tersebut berawal dari sistem penanggalan bangsa Maya yang unik. Tidak seperti pola 365 hari, Bangsa Maya memiliki siklus 260 hari per tahun.

“Kedua sistem penanggalan ini sama-sama bergerak dan pada waktunya keduanya akan bertemu, yaitu pada 12 Desember 2012. Saat bertemu inilah, maka terjadi pertemuan antara partikel-partikel magnetik yang ada di bumi dan di tubuh manusia, sehingga menimbulkan peristiwa dashyat yang berlangsung sangat cepat dan sekilas,” ungkap Mehdi yang mengutip penjelasan dalam buku tersebut.

Sejumlah peristiwa yang dipercaya akan terjadi pada tahun tersebut dibantah keras oleh beberapa penelitian yang dilakukan ilmuwan. Seperti yang diungkapkan dalam presentasi Awang Harun Satyana. Dijelaskan bahwa skenario kiamat 2012 yang tercantum dalam buku setebal 592 halaman itu di antaranya terjadinya posisi lurus antara bumi, matahari, dan pusat galaksi bima sakti yang menimbulkan lubang hitam, badai matahari, dan gempa bumi, serta terbaliknya medan magnetik bumi.

Berdasarkan fakta dan penelitian, Awang menyebut bahwa kelurusan galaksi yang persis segaris bukan sesuatu yang eksklusif. “Periodenya terjadi setiap 36 tahun sekali dan menurut ahli NASA tidak akan ada kelurusan antarplanet dalam beberapa dekade ke depan,” jelas Awang.

Ia juga menjelaskan mengenai peristiwa badai matahari yang dikisahkan akan menghanguskan bumi dalam buku tersebut juga merupakan hal yang tidak benar. Awang mengungkapkan bahwa berdasarkan National and Atmosphere Administration (NOAA), siklus aktivitas matahari yang disebut solar flares terjadi setiap 11 tahun sekali.

“Berdasarkan data terakhir, maka solar flares ini baru terjadi lagi pada 2013 bukan 2012. Efek paling maksimum pun hanya gangguan pada satelit dan telepon selular,” ungkap Awang.

Hal tersebut dibenarkan Peneliti bidang Matahari dan Antariksa Lapan, Clara Yonoyatini yang mengatakan bahwa solar flares tidak akan menyebabkan bumi terbakar. Ia hanya akan menganggu sistem komunikasi yang menggunakan satelit. “Kami terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas matahari. Bila ini memang menggangu komunikasi satelit, maka kami akan memberikan peringatan bagi mereka yang menggunakan satelit sebagai alat untuk berkomunikasi,” jelas Clara.

Sementara itu, kiamat 2012 menurut aktivis lingkungan Greenpeace, Didit Haryo Wicaksono diartikan sebagai peristiwa besar berakhirnya perjanjian negara-negara industri mengurangi emisi karbon dalam Protocol Kyoto. “Tidak bisa dibayangkan apa yang akan terjadi di dunia ini ketika negara-negara industri tidak memiliki komitmen dalam mengurangi emisinya. Di Kopenhagen, Denmark, kami akan membicarakan tentang kelanjutan kesepakatan ini,” ujar Didit.

Dalam perspektif agama Islam, Ustadz Hervi mengungkapkan bahwa masyarakat sebaiknya mengambil hikmat dari prediksi kiamat 2012 ini. Menurutnya, sebagian masyarakat kini mulai sadar akan perbuatan mereka yang sombong dan tidak peduli dengan sesama. “Kita diperintahkan oleh sang pencipta untuk berkarya sebaik mungkin. Untuk itu, perbaikilah diri kita dengan hal-hal yang positif dan berguna bagi orang lain,” katanya.  (eh)*


Sebelumnya

  • Penerima Beasiswa Indocement, Kunjungi Pabrik Indocement di Bogor
  • Galeri Foto: Dubes Jepang Kunjungi Unpad
  • Field Trip FTG, Belajar Awal Kehidupan dari Bebatuan

Sesudahnya

  • Invasi Barat ke Tanah Arab Munculkan Sekulerisme
  • Bantu Identifikasi Korban Sukhoi SJ100, Ahli Forensik Unpad Bergabung dengan Tim DVI Polri
  • Fakultas Ilmu Keperawatan Unpad Gelar Perlombaan Vokal Grup Jaipongan se-Jawa Barat

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube