Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Ribuan Peserta Meriahkan OOTrad ke-2 Unpad
 

Berita Terbaru

  • Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad
  • Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan
  • Lowongan Kerja PT Guna Teguh Abadi Construction
  • Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95
  • Lowongan Guru Bintang Pelajar Institute

Ribuan Peserta Meriahkan OOTrad ke-2 Unpad

Laporan oleh: Marlia & Ratih Anbarini

[Unpad.ac.id, 5/12] Olimpiade Olahraga Tradisional (OOTrad) ke-2 Unpad digelar pada Sabtu (5/12) ini. Berbagai kemeriahan turut mewarnai pembukaan OOTrad yang digelar di kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung ini. Kemeriahan tersebut berasal dari penampilan yang disuguhkan setiap fakultas dan Unit Kerja di lingkungan Unpad. Mereka menampilkan berbagai atraksi kesenian sunda, aksi teatrikal plus kemeriahan kostum dan atribut yang dikenakan masing-masing rombongan.

Rektor Unpad saat membuka OOTrad ke-2 Unpad

Rektor Unpad saat membuka OOTrad ke-2 Unpad

Masing-masing kontingen dari tiap fakultas diikuti tidak hanya oleh mahasiswanya saja, tetapi juga para dosen dan tenaga kependidikan. Bahkan beberapa fakultas juga melibatkan para guru besar untuk ikut serta dalam parade kontingen. Selain itu, para dekan fakultas pun turut serta menyemarakkan penampilan kontingen.

Setiap kontingen didaulat untuk menampilkan berbagai atraksi dihadapan panggung utama untuk dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Rektor Unpad, Ketua BEM Kema Unpad dan Perwakilan Ikatan Alumni (Ika) Unpad. Beberapa kontingen menyuarakan yel-yel dengan sangat atraktif dan penampilan lainnya yang memukau penonton.

Parade kontingen ini dimulai dengan arak-arakan dari mulai penampilan kontingen pembawa panji fakultas, drum band, helaran anak-anak dengan sisingaan, tari-tarian dan rampak doger monyet. Setelah itu dilanjutkan dengan parade kontingen dari fakultas dan unit kerja di lingkungan Unpad.

Penampilan parade yang dimulai oleh kontingen Fakultas Hukum (FH) mendapat sambutan yang meriah. Sebagai kontingen pertama, kontingen FH cukup berhasil memukau penonton dengan atraksinya yang menarik pada penampilan yel-yel dan atraksi pencak silat dan kujang. Dengan balutan kebaya merah bagi anggota kontingen perempuan dan celana pangsi plus kampret hitam, kontingen FH cukup kompak dikomandani Dekan FH, Dr. Ida Nurlinda, SH., MH.

Selepas penampilan FH, kontingen Fakultas Ekonomi (FE) yang dipimpin oleh Dekannya, Prof. Dr. Hj. Ernie Tisnawati Sule, S.E., M.Si., menampilkan atraksi tari-tarian Sunda berikut penampilan lengser. Penampilan lengser ini pun turut ditampilkan oleh kontingen FMIPA. Yang berbeda, penampilan kontingen FMIPA ini juga diwarnai penampilan angklung yang memainkan lagu Hymne Unpad dan pembacaan puisi Sunda.

Pada parade ini Fakultas Pertanian (Faperta) menjadi kontingen dengan jumlah anggota terbanyak. Setidaknya lebih dari 100 orang yang mengikuti kontingen itu. tidak hanya itu, Faperta juga hadir dengan membawa traktor yang dilengkapi dengan bedil lodong. Salah seorang mahasiswa bahkan berpakaian layaknya bebegig (orang-orangan sawah).

Bagi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), nampaknya tidak cukup hanya menampilkan atraksi kesenian berupa atraksi kuda lumping. Para badut pun turut memeriahkan penampilan kontingen tersebut. Tidak hanya itu, ambulans berikut sirinenya pun turut meramaikan acara.

Lain lagi cara Fakultas Sastra (Fasa) memeriahkan OOTrad ini. Kontingen Fasa ini dimeriahkan dengan penampilan apik dari para mahasiswanya dengan iringan alat musik terbang (sejenis rebana). Selain itu, kontingen ini pun menampilkan atraksi pencak silat dan pasukan obor. Pada puncak penampilan, perwakilan kontingen memberikan naskah puisi sunda untuk dibacakan oleh Rektor Unpad.

Beberapa fakultas memang berlomba-lomba menampilkan cirri khasnya masing-masing. Ini pula yang ditampilkan oleh Fakultas Peternakan (Fapet) yang sengaja membawa dua domba adu. Sedangkan Fakultas Ilmu Keperawatan hadir membawa sekira 100 anggota yang menampilkan sebuah harmoni musik sampah dengan menggunakan alat rumah tangga bekas seperti botol dan gallon air mineral bekas plus atribut perawatnya yang khas.

Sementara kontingen Fakultas Teknologi Industri Pertanian (FTIP) yang hadir sambil membagi-bagikan makanan ringan produksi FTIP kepada para penonton. Sedangkan kontingen Fakultas Farmasi member suguhan yang lain. Kontingen ini menampilkan atraksi teaterikal tentang peran farmasi dalam pengobatan penyakit kaki gajah yang sedang menjadi perbincangan saat ini. Sedangkan fakultas-fakultas lain, seperti FK, Fakultas Psikologi, Fikom, FPIK dan Fakultas Teknik Geologi lebih banyak menampilkan yel-yelnya masing-masing. Pada bagian penutup, kontingen FISIP hadir terakhir sebagai juara umum OOTrad 2008.

Pada parade kontingen ini juga diikuti oleh kontingen para mahasiswa asing yang tergabung dalam Unpad International Student Association (UISA), yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai negara yang kuliah di Unpad. Kontingen ini beriringan dengan kontingen Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unpad.

Selepas kontingen-kontingen tersebut, tibalah kontingen dari karyawan Unpad dibawah biro masing-masing. Diawali dengan Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI) yang digawangi oleh kepalanya Drs. Sudarma., MM. Tim ini hadir dengan menggunakan pakaian tradisional Sunda plus bakiak.

Iring-iringan salah satu kontingen peserta OOTrad 2009

Iring-iringan salah satu kontingen peserta OOTrad 2009

Sedangkan dari Biro Aministrasi Keuangan, para stafnya sibuk mengibas-ibaskan kertas bergambar uang sebagai ciri bagian ini. Di bagian lain, para karyawati Biro Administrasi Akademik yang hadir dengan ikon si Cepot, tampak menari dengan gemulai. Sesaat setelah kontingen ini berlalu, tampil kontingen UPT Kesehatan yang hadir berikut dokter dan stafnya.

Kontingen dari Biro Administrasi Umum pun menampilkan atraksi menarik. Para Kepala Bagian hadir dengan menunggangi kuda berlagak seperti seorang meneer dan para wedana diikuti dengan para anak buahnya. Sekonyong-konyong setelah tiupan peluit dari para Kabag, dari berbagai penjuru hadir para stafnya dengan rupa-rupa atraksi dan kostum. Tampak pasukan keamanan Sentinel dengan seragamnya, para tenaga kebersihan dengan peralatannya dan lain sebagainya. Semua tumpah ruah berbaur menjadi suatu atraksi yang menarik. Tak ayal, penonton pun dibuat terkesima dengan penampilan tersebut.

Upacara Pembukaan
Sementara itu, prosesi pembukaan OOTrad sendiri diawali dengan atraksi seorang pembawa obor yang berjalan meniti tali. Obor tersebut kemudian diserahkan kepada Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Unpad, dr. Trias Nugrahadi, Sp. KN. yang langsung diserahkan kepada Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia. Rektor yang didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda berjalan menuju sumbu obor dan menyalakannya sebagai simbol dibukanya OOTrad 2009.

Dalam sambutannya, dr. Trias mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti parade kontingen meningkat dibandingkan pelaksanaan OOTrad tahun pertama. Dijelaskan dr. Trias bahwa pada pelaksanaan tahun 2008, OOTrad melombakan lima cabang olah raga yang diikuti oleh 630 peserta. Parade kontingen sendiri diikuti oleh 18 tim yang terdiri atas fakultas dan unit kerja di lingkungan Unpad.

“Sementara untuk tahun 2009 ini, OOTrad mempertandingkan sepuluh cabang olah raga dan jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 920 orang. Parade kontingen diikuti oleh 28 tim peserta dengan jumlah sekitar 1.200 orang. Ini ditambah dengan sejumlah mahasiswa asing yang berasal dari 15 negara. Maka pantaslah kegiatan ini dinamakan olimpiade,” jelas dr. Trias.

Ia juga mengucapkan selamat bertanding bagi para peserta OOTrad dan mengingatkan untuk selalu menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding. “Mari kita lestarikan olahraga tradisional ini dan junjung terus sportivitas,” ujar dr. Trias. (eh)*

Sebelumnya

  • OOTrad Merupakan Pesta Kita Semua
  • Biopori, Bentuk Kepedulian Mahasiswa KKNM Terhadap Lingkungan
  • Sadar Pajak Saja Tidak Cukup, Harus Disiplin Pajak

Sesudahnya

  • Dodi, Office Boy yang Berhasil Lulus Kuliah di Unpad
  • Tiga Wisudawan Lulus S-1 Dalam Waktu 3 Tahun 3 Bulan
  • Aktif di Organisasi Kemahasiswaan, Gina Ratnasari Raih IPK 3,95

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube