Universitas Padjadjaran

English
  • Profil Unpad
  • Fakultas
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Kedokteran
    • Matematika & IPA
    • Pertanian
    • Kedokteran Gigi
    • Ilmu Sosial & Ilmu Politik
    • Sastra
    • Psikologi
    • Peternakan
    • Ilmu Komunikasi
    • Keperawatan
    • Perikanan & Ilmu Kelautan
    • Teknologi Industri Pertanian
    • Farmasi
    • Teknik Geologi
Berita
Home | Berita | Universitas Perlu Dorong Publikasi Ilmiah
 

Berita Terbaru

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

Universitas Perlu Dorong Publikasi Ilmiah

Laporan oleh: Marlia

[Unpad.ac.id, 15/03] Bagi seorang dosen, melakukan penelitian adalah salah satu kewajiban yang harus dilakukannya selain mengajar. Tapi tidak cukup sampai disitu, mereka pun mempunyai kewajiban untuk mempublikasikannya, termasuk melalui jurnal ilmiah internasional. Sayangnya, masih banyak dosen yang belum melakukannya dengan baik.

Prof. Jae-Kwan Hwang, Ph.D

Prof. Jae-Kwan Hwang, Ph.D (Foto: Dadan T.)

“Pihak universitas perlu memberikan banyak perhatian untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah yang dibuat para dosen. Perhatian tersebut bisa diberikan dalam bentuk insentif atau penghargaan khusus dari universitas kepada dosen yang hasil penelitiannya dipublikasikan,” jelas Prof. Jae-Kwan Hwang, Ph.D., dari Departement of Biotechnology Yonsei University, Korea yang menjadi dosen tamu di Unpad.

Prof. Hwang yang ditemui di ruang kerjanya di Gedung Baru Rektorat Unpad, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin (15/3) menjelaskan bahwa keterlibatan universitas memang sangat diperlukan. Berdasarkan pengalamannya di Korea, para peneliti tidak hanya diperhatikan universitas dalam bentuk insentif saja, pihak unversitas bahkan membantu menyediakan native speaker untuk mengoreksi penulisan publikasi ilmiah para dosen yang akan dimasukkan ke dalam jurnal ilmiah, khususnya jurnal internasional.

“Sebetulnya, banyak dosen yang sudah fasih berbahasa Inggris, tapi menulis untuk jurnal internasional, diperlukan bahasa Inggris yang baik agar penelitian kita bisa terkomunikasikan dengan baik kepada khalayak. Untuk itu, tulisan kita tetap diedit dan dikoreksi kembali oleh editor bahasa,” jelas Prof. Hwang yang saat itu didampingi oleh dosen Fakultas Farmasi Unpad, Keri Lestari, SSi, MSi., dan Dr. Ajeng Diantini, MS.

Prof. Hwang hadir di Indonesia sebagai visiting professor untuk Unpad dan ITB, khususnya di Fakultas Farmasi sejak Februari hingga Juli 2010. Di Unpad, tidak hanya dengan Fakultas Farmasi, Prof. Hwang juga melakukan penelitian bersama dengan fakultas-fakultas lain di Unpad seperti dengan FKG dan FMIPA, dalam penelitian pembuatan pasta gigi dari bahan herbal. Prof. Hwang juga memiliki minat dalam bidang obat herbal, teknologi pangan dan kosmetik.

“Prof. Hwang telah banyak melakukan penelitian bersama dengan beberapa dosen Unpad, sejak diselenggarakannya sandwich program dengan Yonsei University Korea hingga saat ini. Sejak awal kedatangannya, ia sudah melakukan berbagai pertemuan dan diskusi dengan beberapa fakultas yang difasilitasi Bagian Kerja Sama Unpad,” jelas Keri, yang juga mahasiswa bimbingan Prof. Hwang untuk disertasinya.

Menurut Keri, dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah para dosen Unpad, Prof. Hwang dan Prof. Yaya Rukayadi dari Yonsei University juga, akan memberikan suatu workshop penulisan publikasi ilmiah, khususnya untuk jurnal internasional.

Prof. Jae-Kwan Hwang, Ph.D dan dosen Unpad

Prof. Jae-Kwan Hwang, Ph.D bersama sejumlah dosen Unpad dari Fakultas Farmasi, Fak. Kedokteran Gigi, dan FMIPA *

Menurut Prof. Hwang, jurnal ilmiah bukan saja sebagai sarana publikasi hasil penelitian untuk bidang keilmuannya saja, tapi juga sarana untuk memperkenalkan hasil penelitian kepada kalangan industri. Tapi tidak cukup dengan itu saja, perlu ada upaya lain untuk memperkenalkan hasil penelitian ke dunia industri. Caranya, pihak universitas bisa mengumumkannya melalui website, menerbitkan direktori penelitian atau melakukan pameran untuk memperkenalkan hasil penelitian ke masyarakat, khususnya kepada kalangan industri.

“Publikasi ilmiah saja tidak cukup, agar menambah nilai dan manfaat, hasil penelitian harus diindustrialisasikan. Contohnya Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah. Sayangnya, penelitian mengenai yang dilakukan kurang terpublikasikan dan terpromosikan dengan baik. Saya ingin membantu mempromosikannya kepada industri di Korea,” lanjutnya.

Ia juga menyarankan Unpad membuat sebuah perusahaan sendiri yang memproduksi dan memasarkan hasil penelitian yang dilakukan para dosennya. Selain memfasilitasi hasil penelitian, Unpad juga akan mendapat pemasukan. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah ‘memindahkan’ bagian Research & Development (R & D) perusahaan  (industri) ke universitas.

“Perusahaan memerlukan riset yang terus menerus untuk mengembangkan produksinya. Universitas memiliki para ahli di bidangnya, tetapi dana yang dimiliki sangat terbatas, khususnya untuk menyediakan fasilitas penelitian. Dengan hubungan dan kerja sama yang baik dengan perusahaan, universitas dapat membantu mengembangkan penelitian yang dilakukan para dosen,” tutur profesor yang memiliki slogan hidup 3 C, Create, Challenge dan Communication ini.

Untuk mengenal lebih jauh Prof. Hwang dan berkorespondensi dengannya berkaitan dengan publikasi ilmiah dan industrialisasi penelitian ini, dapat membuka situs: http://web.yonsei.ac.kr/biomaterial atau melalui surat elektronik: jkhwang@yonsei.ac.kr. (eh)*

Sebelumnya

  • Perlu Dibangun Sinergi Akademisi Bisnis dan Pemerintah
  • Upayakan Lolos ke Pimnas, Mahasiswa Peroleh Pembekalan Materi PKM
  • Mahasiswa FH Unpad Raih 2 Gelar di Philip C. Jessup International Law Moot Court

Sesudahnya

  • Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
  • Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
  • Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik

Akademik

  • Akademik
  • Beasiswa
  • International Student
  • Jadwal Kuliah
  • SMUP
  • SNMPTN

Referensi

  • CISRAL
  • E-learning
  • HKI Unpad
  • Kepegawaian
  • Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
  • Perencanaan dan Sistem Informasi
  • Pustaka Ilmiah
  • Radio Unpad
ad-webmail ad-live ad-paus ad-mahasiswa Layanan Pengadaan PPID Tryout Online

© Unpad 2010
Hak cipta dilindungi undang-undang

kredit | kontak

twitter facebook youtube