Berita Terbaru
- Segera Terbentuk, Forum Pembantu / Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama
- Surat Edaran Kebijakan Unggah Karya Ilmiah dan Jurnal
- Jalin Kerja Sama dengan Micromine, FTG Unpad Dapat Software Senilai Rp 2,275 Miliar
- Lowongan Pekerjaan Real Estate G4N Group
- Ikuti Pertukaran Mahasiswa ke Perancis, 5 Mahasiswa Unpad Dapat Pengalaman Menarik
Potensi Karya Ilmiah Unpad Masuk 5 Besar Nasional
Laporan oleh: Erman
[Unpad.ac.id, 19/03] Unpad termasuk dalam 5 besar nasional dari 126 perguruan tinggi yang diukur potensi karya ilmiahnya. Secara total, Unpad meraih nilai 8.703 dan berada di bawah Universitas Indonesia (20.787), Institut Teknologi Bandung (17.908), Universitas Airlangga (15.459), dan Universitas Gadjah Mada (12.254).
Data tersebut termuat dalam buku “Menakar Potensi Karya Ilmiah Perguruan Tinggi” yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional pada Februari 2010. Buku tersebut merupakan hasil kompilasi dari Laporan Kinerja PT di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat selama periode 2005 – 2009.
“Posisi kita sekarang ada di peringkat 5 besar, ini harus ditingkatkan lagi. Kita harus lebih menggiatkan lagi penelitian yang diarahkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan jurnal agar tidak tersalip oleh perguruan tinggi lain di masa mendatang,” ujar Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia.
Dalam laporan kinerja tersebut terdapat 7 unsur yang dijadikan dasar perhitungan, yaitu (1) paten/varietas/desain industri, (2) publikasi ilmiah, (3) teknologi tepat guna, (4) buku, (5) prototipe/model pembelajaran/karya seni, (6) pertemuan ilmiah, dan (7) laporan penelitian yang belum/tidak dimanfaatkan untuk nomor 1-5 tadi.
Berdasarkan penilaian unsur paten/varietas/desain industri, Unpad berada di peringkat 4 dengan nilai 233 dibawah UI (858), IPB (411), dan ITB (255). Sedangkan dalam penilaian unsur publikasi ilmiah, Unpad menempati peringkat 7 dengan nilai 4.142 di bawah UI (16.404), ITB (14.093), UGM (9.187), Unair (7.756), ITS (5.698), dan UNS (4.386).
Pada penilaian unsur teknologi tepat guna, Unpad juga menempati peringkat 7 dengan nilai 4.142. Sementara dalam penilaian unsur buku, Unpad hanya menempati peringkat 12 dengan nilai 308. Yang membanggakan, Unpad menempati peringkat teratas dengan nilai 2.435 pada penilaian unsur prototipe/model pembelajaran/karya seni, unggul atas Unair (2.031), UI (1.338), Univ. Brawijaya (572) dan UGM (498).
Dalam penilaian unsur pertemuan ilmiah, Unpad berada di peringkat 6 dengan nilai 358 di bawah Unair (986), ITB (467), UI (466), Universitas Kristen Maranatha Bandung (437), dan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (416). Penilaian terburuk diraih Unpad pada unsur laporan penelitian yang tidak dimanfaatkan untuk nomor 1 dan 5 karena hanya berada di peringkat 82.
“Tujuan penyajian kompilasi laporan kinerja ini semata-mata untuk mengetahui potensi yang menjadi kekuatan suatu perguruan tinggi sekaligus mengetahui kelemahannya. Kekuatan itu harus menjadi motor penggerak untuk mempertahankan prestasi dan kelemahan harus menjadi cambuk untuk lebih meningkatkan prestasi di masa mendatang,” ujar Prof. Dr. Fasli Jalal yang menjabat Dirjen Dikti ketika buku itu diluncurkan. *


